Site icon Inipasti

UT Bangunkan Kembali Mahasiswanya yang Tidak Aktif, Maya Maria, Capai 650 Ribuan tidak Aktif

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Universitas Terbuka telah diberi target oleh pemerintah untuk mencapai 1 juta jumlah mahasiswa. Sekarang ini jumlah mahasiswa UT baru mencapai 350 ribu mahasiswa tersebar di seluruh Indonesia dan 55 negara di dunia.

Untuk mencapai itu, Perguruan Tinggi Negeri ke 45 di Indonesia ini telah melakukan program-program promosi di UPBJJ – UT di di seluruh Indonesia termasuk dengan pendirian- pendirian sentra layanan UT di Indonesia. Untuk UPBJJ -UT Makassar sudah ada 8 Salut yang sudah diresmikan.

Kepala Pusat Hubungan Internasional dan Kemitraan Universitas Terbuka, Maya Maria, SE, MM, kepada media di Makassar, membenarkan kalau UT telah menargetkan jumlah mahasiswa 1 juta orang.

Kandidat doktor di salah satu perguruan tinggi di Jakarta ini mengatakan, untuk mencapai target 1 juta jumlah mahasiswa, UT akan berkeinginan membangunkan kembali mahasiswa UT yang tidak aktif alias tidur.

Selain tentu berharap dari tamatan SMA atau yang sederajat atau dari kalangan anak- anak muda milenial, ASN, TNI/ Polri, aparatur pemerintahan, swasta dan juga dari masyarakat umum.

Sesuai data yang disampaikan Ibu Maya Maria bahwa sekarang ini jumlah mahasiswa UT yang tidak aktif mencapai 650-an orang.

“Jika mahasiswa UT yang tidak aktif ini bisa dibangunkan maka tidak sulit untuk bisa mencapai target,” ujar Maya.

Dikatakan, mahasiswa UT yang tidak aktif jejaknya bisa dilacak kerena datanya tidak terhapus di pangkalan data perguruan tinggi.

“Sangat mudah bisa dilacak keberadaan mahasiswa yang tidak aktif tersebut, diantaranya bisa dicari dengan mencari namanya, nomor induk mahasiswanya, ada nomor hp-nya, dan lainnya,”sebut kandidat doktor tersebut.

Pada bagian lain, Kepala UPBJJ- UT Makassar, Drs Hasanuddin, M.Si ketika ditemui dalam perjalanannya menuju Makassar setelah kunjungan peresmian Salut di Palopo, Selasa, 2 Agustus 2022, mengatakan, mahasiswa UT di wilayah UPBJJ Makassar yang tidak aktif jumlahnya cukup banyak.

Di Palopo saja, katanya ada sekitar 256 mahasiswa UT yang tidak aktif. Sementara mahasiswa yang aktif sebanyak 131 orang dengan alumni UT di Palopo mencapai 1.500 orang.

Dikatakan Hasanuddin sekarang ini ada upaya yang dilakukan oleh UT untuk kembali menelusuri jejak mahasiswa UT yang tidak aktif.

“Ini bisa didapat karena datanya semua ada di pangkalan data dan tidak terhapus jadi bisa dibuka kembali,”ujarnya.

Memang yang baru dua tahun tidak aktif, lanjut Hasanuddin mungkin masih lebih mudah di dapat melalui HP-nya dan alamatnya. Mungkin yang agak sulit adalah yang sudah berumur 60 tahun ke atas, atau yang sudah pensiun ini sudah sulit diaktifkan.

Untuk membantu menelusuri mahasiswa UT yang sudah tidak aktif, Hasanuddin berharap Pokjar yang ada di daerah bisa menelusurinya, karena mereka para pokjar akan lebih mengenal identitas mahasiswa yang tidak aktif tersebut.

Marekting Eksekutif yang juga pejabat Bagian Kerjasama, Humas dan Alumni UT, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, merespon upaya UT membangunkan kembali mahasiswa UT yang tidur alias tidak tidak aktif.

” Jika ini bisa diaktifkan maka akan bisa lebih cepat UT dalam mencapai target jumlah mahasiswa khususnya di Sulsel,” ujar Prof Rahman Rahim seraya menambahkan target yang ingin dicapai di Sulsel, yakni 2000 mahasiswa setiap Salut.

Exit mobile version