Kertas Suara

Wow, 7,2 Juta Kertas Suara Pilgub DKI Dicetak di Makassar

Keterangan Foto: Kertas Pemilihan calon Gubernur DKI Jakarta Yang dicetak di Makassar (Foto: Istimewa)
penulis : Ahadri editor : Inipasti

INIPASTI.COM. MAKASSAR – Sebanyak 7,2 Juta Kertas suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Daerah Khusus Ibukota Jakarta dicetak di Makassar. Adalah perusahaan percetakan PT Adi Perkasa yang mendapat kepercayaan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Direktur utama PT Adi Perkasa, Makmur DN SH mendapatkan kesempatan mencetak kertas suara Pilgub yang saat ini santer dibicarakan ini berkat kemenangannya dalam tender Nasional.

“Ini saya dapatkan ini melalui upaya keras tender Nasional, jadi tidak ada istilah apa dan apa itu buang jauh-jauh. Ini sebuah kebanggaan kami sebagai putra daerah,” ujarnya saat ditemui di Kantornya, Jl Adipura Makassar, Senin (9/1/2017).

Makmur juga mengatakan untuk percetakan surat suara ini dirinya menambahkan satu mesin cetak dan satu genset untuk mengantisipasi pemadaman listrik saat proses percetakan berlangsung.

“Jadwal awal sebenarnya 10 hari, tapi karena saya tambah lagi 1 mesin cetak jadi kemungkinan selesai 8 hari,” pungkasnya.

Baca Juga  Calon Pendamping Nurdin Abdullah Berkarir di Perusahaan Asal Amerika

Percetakan kertas suara sendiri dimulai hari ini dengan dihadiri tim dari Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta bersama Badan Pengawas Pemilu untuk memantau dan menilai kecocokan kertas suara yang akan di cetak.

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Sumarno mengungkap kenapa PT Adi Perkasa terpilih sebagai pemenang tender percetakan kertas suara Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

“Sebenarnya ini bukan KPU yang memilih tapi melalui lelang umum, melalui e katalog. Jadi lewat proses tender itu akan dipilih yang sesuai spesifikasi dan harga,” ungkapnya.

“Dan paling efesien itu disini, dari spesifikasi surat suara dan dari sisi perlengkapan juga sangat memungkinkan. Ternyata percetakan ini juga tidak hanya mencetak surat suara dari pilgub DKI tapi juga ada dari kabupaten lain yang melaksanakan pemilihan, utamanya di Indonesia Timur,” tambahnya.

Baca Juga  PPP Tawarkan Koalisi Religius Untuk IYL

Dikatakannya Sumarno datang bersama ketua Badan Pengawas Pemilu untuk memantau. Selain itu petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya juga akan disiapkan untuk memastikan keamanan percetakan sampai proses pendistribusian.

“Selama proses percetakan ada petugas dari KPU 2 orang serta ada juga petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya 4 orang dan Bawaslu 2 orang yang akan piket selama proses percetakan sampai pendistribusian surat suara,” tukasnya.

Adapun kandidat dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta yaitu kandidat nomor pertama dari pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, kandidat nomor kedua yaitu pasangan dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat, sementara kandidat nomor ketiga yaitu pasangan Anis Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Baca Juga  5000 Garda NasDem Siap Kawal Pilkada 12 Daerah di Sulsel

Diketahui kandidat nomor pertama Agus Harimurti Yudhoyono putra dari mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang kini berpasangan dengan Sylviana Murni dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun ini.

Sementara itu kandidat nomor dua Basuki Tjahaja Purnama saat ini masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta yang dikenal masyarakat dengan sapaannya Ahok, yang populer dengan kasus yang diduganya penistaan terhadap Al-quran surah Al-Maaidah ayat 51, kini masih akan mencalonkan dirinya jadi Gubernur dengan berpasangan Djarot Syaiful Hidayat.

Begitu pula dengan kandidat nomor tiga yaitu Anies Rasyid Baswedan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang di reshuffle saat ini digantikan Muhadjir Effendi, mencalonkan dirinya sebagai Gubernur DKI Jakarta yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno.