Site icon Inipasti

Wow! Tiket Film SCYTD Sold Out di Pemutaran Perdana

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Tiket film Silariang Cinta Yang [Tak] Direstui (SCYTD) sold out pada pemutaran perdana kemarin, 18 Januari 2018. Tiket terjual habis di XXI Mall Panakkukang mulai dari show satu yakni pukul 12.15, show dua pukul 14.25, show tiga pukul 16.35, show empat pukul 18.45 sampai show lima pukul 20.55 WITA. Tiket film SCYTD ini juga sold out di Mall Ratu Indah pada show empat yakni pada pukul 18.30. Tiket film ini juga banyak terjual di XXI Trans Studio Mall, XXI Makassar Town Square dan di Cinemax Mall Phinisi Point.

Penonton film ini tidak hanya berasal dari masyarakat Kota Makassar tetapi juga berdatangan dari luar daerah seperti Pare-pare dan lainnya.

Tak hanya itu penonton film ini juga berasal dari berbagai kalangan, praktisi, akademisi, pelajar sampai masyarakat biasa. Film ini juga diminati semua usia, baik bapak-bapak, ibu-ibu hingga para remaja.

Antusias masyarakat yang begitu tinggi merupakan salah satu wujud apresiasi terhadap perfilman tanah air khususnya yang mengangkat tentang budaya daerah, dimana hal ini menjadi salah satu wadah pengenalan adat-budaya terhadap generasi muda.

Tidak hanya karena berlatar belakang budaya daerah, film ini juga mengajarkan bagaimana seyogyanya seorang anak bersikap hormat dan patuh kepada orangtua, terlebih kepada ibu.

“Saya mau nonton film ini karena selain menceritakan Silariang, juga ada pesan-pesan moral untuk berbakti kepada ibu begitu” tutur Arini saat ditemui usai menonton SCYTD.

Tak hanya haru disertai drama yang mengaduk-aduk perasaan, beberapa adegan lucu juga mampu membuat gelak tawa sehingga film ini jauh dari kata membosankan.

“Film ini bikin saya baper, tapi lucu-lucu juga. Pokonya seru, menantang hehe” ungkap Neneng Anggraeni, ditemui di Mall Ratu Indah kemarin sore.

Mahasiswi UIN Alauddin itu pun berpesan kepada teman-teman diluar sana untuk tidak Silariang. Tak lupa menambahkan agar kiranya orang tua bisa memahami anak dan memahami bahwa cinta itu tidak bisa dipaksakan.

Exit mobile version