Yosia Isyaratkan Gandeng Frederik, NasDem-Golkar Peluang Koalisi di Torut

Ketua Golkar Toraja Utara (Torut) Frederik Victor Palimbong dan Wakil Bupati Torut Yosia Rinto Kadang salam komando usai ikuti tes wawancara di Golkar Sulsel.
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Ketua Golkar Toraja Utara (Torut) Frederik Victor Palimbong dan Wakil Bupati Torut Yosia Rinto Kadang isyaratkan berpasangan di Pilkada Torut 2020 mendatang.

Keduanya bahkan mengaku sudah saling berkomunikasi akan berdampingan di Pilkada. Saat ini keduanya kompak mengincar rekomendasi Golkar dan bersaing dengan figur lainnya.

Usai mengikuti tahapan wawancara di Golkar Sulsel, Yosia mengatakan partai NasDem dan Golkar memiliki peluang besar berkoalisi di Torut jika dia berpasangan dengan Frederik Victor Palimbong.

“Komunikasi sudah dengan pak Frederik, soal berpasangan, bagaimana kedepan tentu ya pasti ada,” kata Yosia yang juga ketua DPD NasDem Torut.

Jika koalisi ini terwujud, kata dia akan menjadi kekuatan besar karena Golkar dan NasDem merupakan dua partai peraih suara terbesar di daerah tersebut.

Baca Juga:  Karlos Dilirik Mulyadi di Pilkada Jeneponto

“Kalau berpasangan dengan pak Frederik pasti sangat kuat, ya artinya dari segi kursi dan dari segi figur dari beberapa anggota DPRD yang terpilih kemarin mempunyai kekuatan besar, artinya mereka punya konstituen kurang lebih 60 ribu suara,” ujar Yosia.

Sementara itu, Frederik sendiri mengatakan Golkar memiliki sejarah belum pernah menang di Pilkada Torut dan berharap Pilkada 2020 partai Golkar bisa “pecahkan telur” atau bisa menjadi pemenang di momentum tersebut.

Ketua Golkar Torut ini mengaku semua figur memiliki kesempatan yang sama memperebutkan rekomendasi Golkar. Termasuk dia dan beberapa figur lainnya.

Frederik mengaku telah membangun komunikasi politik yang intens dengan semua kandidat. Namun komunikasi yang sangat terbuka yakni dengan Yosia.

Baca Juga:  Jika TP tak Kasih Izin Lapangan, NasDem Ancam Buat Lapangan Sendiri

“Saya dengan mereka intensi komunikasi dengan mereka. Tapi kalau berbicara komunikasi politik dalam rangkah pilkada sangat terbuka terutama wakil bupati,” ucapnya.

Ia menambahkan NasDem salah satu partai yang bisa mengusung sendiri, namun masih membuka peluang komunikasi dengan partai lain agar berkoalisi termasuk Golkar.

“Semua masih melakukan komunikasi politik dan NasDem yang cukup kursi dan mereka masih mendaftar ke Golkar artinya mereka melihat koalisi dengan partai lain adalah keniscayaan bagi mereka,” ucap Frederik.

Sekadar diketahui NasDem menguasai 6 kursi di DPRD Torut, dan Golkar kuasai 5 kursi, sementara syarat mengusung yakni 6 kursi.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.