INIPASTI.COM, MAKASSAR – Memperingati hari AIDS Internasional, Gerakan 1000 (G-1000) Warga Masyarakat Tes HIV Sukarela diselenggarakan dan PT Pelindo IV (Persero) meminta agar tes HIV yang dilakukan, bukan hanya setahun sekali saja. Bila perlu, dua tahun sekali, mengingat cukup banyak orang-orang di pelabuhan yang berlalu lalang dalam melakukan aktivitasnya.
Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum, PT Pelindo IV (Persero) Riman S Duyo menyebutkan, sekitar 8000 orang beraktivitas di Pelabuhan ini. Momen tes HIV sangatlah penting untuk dapat mencegah peredaran HIV/AIDS di Masyarakat.
Ia menjelaskan, dirinya pernah membaca sebuah artikel HIV adalah virus yang menyerang kekebalan tubuh, dan masih bisa dilakukan pencegahan agar tidak menjadi AIDS, sedangkan AIDS ini menyerang sistem tubuh. Namun orang terkena HIV belum tentu terkena AIDS.
Risman mengakui HIV/AIDS fenomenanya seperti gunung es. Kasus baru akan terus bermunculan. Makanya pihaknya meminta ada tes rutin apalagi sangat rentan.
“Kami hanya usul, apalagi buat pegawai yang kerja di pelabuhan. Sehingga diperlukan pendekatan langsung dan mereka sukarela memeriksa,” kata Risman, Senin (5/12/2016)
Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, mengungkapkan, selama kurun waktu tiga tahun, jumlah kasus HIV/AIDS mengalami lompatan epidemik yang sudah sangat mengkuatirkan. Baik dari sisi kecepatan penularan, populasi tertular, maupun luas area yang mengalami dampak.
Agus menyebutka kecepatan penularan memperlihatkan fakta bahwa kasus HIV baru di Sulsel secara statistik mengalami penambahan antara 3-4 kasus per hari.
“Begitupun stadium AIDS ke episode kematian juga semakin cepat. Ini berarti bahwa siklus hidup ODHA (Orang dengan HIV AIDS, red) menjadi semakin singkat akibat kualitas hidupnya yang menurun dari waktu ke waktu,” kata Agus.
Mengenai permintaan PT Pelindo IV, Agus mengungkapkan kalau ini dilakukan secara sukarela, dan bisa saja hal tersebut dilakukan. Pihaknya juga harap ini dapat di contoh dengan yang lain.










