Penulis : Andy Muhammad Idris
INIPASTI.COM, PINRANG- Forum Kajian Cinta Alquran (FKCA) Sulawesi Selatan bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Pinrang, FKCA Kabupaten Pinrang, BKMT Kabupaten Pinrang, dan BKPRMI Kabupaten Pinrang memperingati tahun baru Islam 1438 H. Kegiatan dengan tema “Peningkatan Kualitas Membaca Alquran dan Syiar Agama akan Menambah Kecintaan Kita kepada Alquran”, dirangkaikan Tadabbur Alquran, Senin (17/10) di Gedung PKK Kabupaten Pinrang.
Ketua Dewan Pembina FKCA Sulsel Majdah Agus Arifin Nu’mang sangat mengapresiasi kegiatan Tadabbur Alquran yang dihelat lembaganya. Hal ini merupakan kegiatan pertama yang diadakan oleh FKCA Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan. “Sebagai Pembina FKCA Sulsel, kami sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ujar Majdah.
Mencintai Alquran, sambungnya, tidak hanya melalui kata-kata “Saya mencintai Alquran”, melainkan harus mengenal lebih dalam apa isi kandungannya dan mempelajarinya secara komprehensif. Tak berhenti di situ, Majdah berharap kita harus mengamalkan seluruh isi kandungan Alquran semampu kita.
“Kecintaan kita kepada Alquran tentunya akan memberikan dampak positif atau mendapatkan keberkahan kepada seluruh aktivitas kehidupan kita,” ujar Rektor Universitas Islam Makassar ini.
Cita-cita besar FKCA, papar Majdah, yaitu membumikan Alquran di 3000 desa yang ada di Sulawesi Selatan. “Alhamdulillah FKCA Pinrang telah melakukan itu,” tambahnya.
Majdah yang juga Ketua PW Muslimat NU Sulsel tak lupa meminta kepada seluruh pengurus FKCA Kabupaten Pinrang dan seluruh pengurus kecamatan sampai ke tingkat desa untuk senantiasa menyebarkan nilai-nilai Alquran dari rumah ke rumah. Sehingga akan menghasilkan keluarga yang Qurani. Karena dewasa ini, pengaruh bahaya narkoba dan pergaulan bebas sudah merambah ke mana-mana.
“Insya Allah dengan pendekatan Alquran, tentunya pengaruh negatif yang terjadi di lingkungan keluarga akan terfilter dengan sendirinya,” tambahnya.
Tampak hadir Ketua Dewan Pembina FKCA Kabupaten Pinrang Hj A Dewiyani Aslam, Ketua FKCA Kabupaten Pinrang Hj Rohana Darwis Bastama, dan 500 masyarakat yang terhimpun dari berbagai Majelis Taklim di Pinrang.(*)
Baca juga :HMJ PWK UINAM Menggelar “Revolusi Tata Ruang”
//










