INIPASTI.COM, MAKASSAR – Masih belum selesainya penyerahan pengelolaan terminal tipe B ke Provinsi dan terminal tipe A ke Kementerian Perhubungan, ditanggapi biasa oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi.
“Terserah mereka, yang rugi daerah kalau tidak mau menyerahkan artinya akan kehilangan kesempatan APBN masuk,” kata Budi, usai menemui Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Jumat (17/2) malam
Menurutnya, penyerahan kewenangan dilakukan untuk menyeragamkan pengelolaan terminal, jadi tidak perlu kalau tidak ingin diambil. Sebenarnya kalau diserahkan ke pusat banyak banyak keuntungannya.
“Anggaran yang masuk bisa untuk pembangunan,karyawannya akan kita bayar. Beberapa tempat seperti Jakarta, Ponorogo, Solo bahkan kita kembalikan ke Pemda untuk dikelola. Jadi akan dibayarkan dan manfaat ekonominya akan kembalikan di Pemda, terserah saja pada mereka”terangnya.
Sebelumnya, Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Ilyas Iskandar menjelaskan, sampai saat ini peralihan kewenangan terminal karena pemerintah Kabupaten/kota mengubah tipe terminal mereka ke terminal tipe C, yang hanya melayani angkutan antar kecamatan dalam kabupaten. Bahkan, pihaknya belum melakukan pengelolaan terhadap terminal dan pemungutan retribusi belum dilakukan. Sejauh ini semua masih masuk ke PAD kabupaten/kota.










