#12 – Li Na (Mao Zedong)

INIPASTI.COM, TIDAK banyak yang diketahui tentang anak-anak Mao karena Mao tampaknya berbakat memiliki anak dalam jangka waktu lama. Satu anak meninggal karena disentri, beberapa orang ditawan oleh Stalin, dan dia sendiri memerintahkan satu anaknya untuk bekerja di pertambangan sebagai cara untuk belajar tabah. Mao juga memaksa istri ketiganya untuk melahirkan anak kemudian mengabaikan ibu-anak itu segelah setelah kelahiran sebagai cara untuk mengajarkan bahwa bakti dan ketaatan hanya boleh ditujukan kepada dirinya seorang.

Baca Juga:  Bupati Poso Silaturrahim Guru Besar Ekonomi Kreatif UNM

Dari sekian banyak anak yang lahir dari benih Mao sepanjang masa kekuasaannya yang ganas, dia hanya mengakui dua orang bukan hanya sebagai darah dagingnya tetapi juga diberi hak untuk menyebutnya ayah: Li Na dan Li Min.

Baca Juga:  Innalillah, Dua Tahun Cuci Darah, Kakan Kemenag Lutra Meninggal Dunia

Li Min adalah seorang gadis yang sederhana, rendah hati dan lemah lembut. Berbeda dengan Li Na, putri kesayangan Mao, yang merupakan seorang fanatik persis seperti ayahnya: dia disekolahkan di sebuah lembaga yangkeras, yang memadukan kerja pertanian dengan studi komunisme untuk mempersiapkannya menjalani hidup di sebuah dunia yang Mao pimpin.

Baca Juga:  Ratusan Warga Takalar Lakukan Aksi Demo Tolak Tambang Pasir

Li Na lanjut bekerja di dua tempat, baik di Kongres Nasional Partai Komunis China kesepuluh, yang memiliki kekuasaan lokal, dan di Harian Tentara Pembebasan Rakyat, yang merupakan media berbasis di luar China yang ditujukan untuk menyebarluaskan kepada rakyat tentang Komunisme.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.