INIPASTI.COM, INFO SEHAT – Kita semua berusaha dan makan sehat sebanyak mungkin. Kita melakukannya agar kita dapat merasa nyaman dengan diri kita sendiri, menurunkan berat badan ekstra, dan hidup selama mungkin. Namun, ada beberapa makanan yang kita anggap sangat sehat yang justru membuat kita lebih banyak ruginya daripada untungnya. Makanan tertentu dapat menyebabkan kita berpeluang tinggi terkena kanker, sesuatu yang tentu saja tidak kita inginkan. Di bawah ini adalah 16 makanan yang harus kita hindari agar kita panjang umur dan sehat.
16. Gula Halus

Kanker dan gula cenderung bekerja bahu-membahu berkat fakta bahwa kanker dapat dengan mudah memakan gula yang tinggi. Hampir semua makanan jadi saat ini memiliki kadar gula rafinasi yang tinggi, dengan sirup jagung yang menjadi biang keladi meningkatnya kadar gula kita. Hal terbaik untuk dilakukan adalah mencoba dan menghindari apa pun yang tidak terbuat dari gula alami. Ini akan menyebabkan sel-sel kanker kelaparan dan menyebabkan mereka tidak dapat terus tumbuh dengan cara apa pun. (sumber gambar: bakhaberkissan.com)
15. Microwave Popcorn

Kita semua suka akan betapa mudahnya memasukkan sekantong popcorn ke dalam microwave, menunggu beberapa menit, kemudian menikmati salah satu camilan yang paling digemari. Namun, kantong-kantong popcorn tergolong sebagai bahan karsinogenik yang membantu popcorn untuk meletup dan dapat menyebabkan kanker hati, testis, dan pankreas. Selain itu, jika tersebut belum cukup untuk membuat Anda kembali ke popcorn kompor tradisional, ingatlah bahwa citarasa yang luar biasa itu umumnya juga berasal dari bahan kimia karsinogenik (pemicu kanker). (foto: simplyrecipes.com)
14. Keripik Kentang

Ini mungkin tidak mengejutkan, tetapi keripik kentang menang sangat tidak sehat — tetapi juga sangat lezat. Keripik kentang umumnya cenderung memiliki kandungan natrium yang terlalu tinggi, serta penyedap, pewarna, dan pengawet buatan. Semua ini bersama-sama menyebabkan Anda mengalami penambahan berat badan dan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan kanker tertentu. Jadi, jika lain kali Anda mencari camilan cepat dan enak, mungkin lebih baik memilih alternatif yang lebih sehat dan alami.
13. Produk Non-organik

Meskipun mungkin ada persepsi umum bahwa makan buah atau sayuran apa pun itu sehat, namun pandangan itu jauh dari kebenaran. Buah-buahan dan sayuran modern ditanam di pertanian yang menggunakan banyak pestisida, pupuk, dan hormon untuk memastikan bahwa produk mereka terlihat hebat. Namun, masing-masing hal ini menyebabkan masalah serius pada tubuh manusia. Oleh karena itu, jauh lebih baik untuk mendapatkan sumber produk Anda dari pertanian organik yang hanya menggunakan alam itu sendiri untuk membawakan Anda buah dan sayuran segar dan lezat.
12. Daging Olahan

Daging olahan memiliki keuntungan tetap segar untuk waktu yang lebih lama dan selalu terasa lezat. Ini karena sejumlah bahan pengawet yang tercakup di dalamnya berfungsi agar daging siap dimakan. Namun, pengawet ini bekerja bergandengan tangan dengan pengasinan berlebih yang pada gilirannya mengubah daging menjadi karsinogen yang mengerikan. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang makan daging olahan memiliki peluang 44 persen lebih tinggi terkena kanker. Jadi, walaupun mungkin lebih baik untuk memasangkan daging olahan favorit Anda dengan keju dan anggur, Anda mungkin lebih baik membeli daging segar dan mengolahnya sendiri untuk diri Anda.
11. Minyak Hidrogenasi
Minyak terhidrogenasi adalah minyak yang dihilangkan dari akarnya dengan menggunakan bahan kimia, bukan melalui proses alami. Minyak seperti itu digunakan di sebagian besar makanan saat ini sebagai pengawet atau untuk menjaga produk agar dapat dimakan lebih lama dan diketahui menyebabkan berbagai masalah dalam tubuh manusia. Masalah-masalah ini berkisar dari kanker hingga penyakit jantung dan komplikasi kelahiran. Disarankan agar Anda tidak pernah memasak makanan menggunakan minyak terhidrogenasi. Lebih baik untuk selalu memeriksa produk Anda untuk melihat berapa banyak minyak terhidrogenasi yang dikandungnya. (gbr: organicfacts.net)
10. Makanan Rendah Lemak dan ‘Diet’

Sementara kata ‘diet’ umumnya dikaitkan dengan menjadi sehat dan lebih sadar akan apa yang Anda makan, tapi sebenarnya tidaklah demikian. Variasi ‘diet’ ini sering menggunakan pemanis buatan dan berbagai produk tidak alami lainnya yang justru menyebabkan lebih banyak kerusakan daripada kebaikan. Produk ‘Diet’ mengandung bahan kimia yang telah dikaitkan dengan kanker, masalah jantung, dan komplikasi pada saat melahirkan. Jadi, lain kali Anda ingin makan atau minum sesuatu, mungkin yang terbaik adalah hanya mendapatkan makanan atau minuman versi standar Saja.
9. Tomat Kalengan

Mungkin tampak seperti hal aneh jika menyebutkan bahwa tomat kalengan termasuk ke dalam daftar makanan penyebab kanker. Sayang sekali, tomat kalengan memang dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, dan infertilitas (ketidaksuburan atau kemandulan). Hal ini disebabkan bahan kimia yang melapisi bagian dalam kaleng tomat yang larut ke dalam tomat dapat mendatangkan malapetaka bagi tubuh Anda. Jadi, lain kali jika Anda ingin membuat saus spageti yang hebat, gunakan alternatif tomat dalam kemasan botol kaca atau buat sendiri saus dari awal.
8. Makanan Asin, Asinan, dan Asap

Banyak makanan sejenis acar dan makanan diasapi yang mengandung pengawet tertentu yang disebut nitrat. Pengawet ini telah dikaitkan dengan risiko kanker yang tinggi dan harus dihindari sebisa mungkin. Risiko ini adalah karena pengawet mengubah komposisi kimianya di dalam tubuh kita dan menjadi berbahaya bagi keadaan alami kita. Makanan asap juga cenderung menyerap sebagian asap yang digunakan untuk mengasapinya dan sering mengandung sejumlah kecil tar. Jadi, meskipun makanan ini enak untuk dimakan, mungkin bukan ide bagus untuk makan terlalu banyak, jika ada.
7. Tepung Putih (Diproses)

Anda mungkin sudah pernah mendengar bahwa tepung putih olahan adalah sesuatu yang harus Anda hindari, tetapi Anda mungkin tidak tahu mengapa. Floud ini dilucuti dari semua nurien sehat itu berkat fakta bahwa tepung itu diputihkan secara kimiawi menggunakan gas klor. Selain itu, tepung putih juga mengandung tingkat glikemik yang sangat tinggi, yang dapat menyebabkan diabetes. Ini, pada gilirannya, dapat menyebabkan risiko kanker yang lebih tinggi. Karena itu, lebih baik jika Anda menghindari apa pun yang memiliki tepung putih dan lebih memilih opsi yang lebih alami seperti gandum utuh dan tepung tidak mentah.
6. GMO

GMO adalah bahan makanan dari organisme hasil rekayasa genetika. Jika kalimat itu saja tidak cukup untuk membuat Anda ingin menghindari jauh-jauh makanan yang mengandung GMO di dalamnya, maka fakta bahwa GMO ini telah dikaitkan dengan kanker, infertilitas, penyakit kronis, dan masalah pencernaan mungkin akan membuat Anda menghindarinya. Transgenik adalah salah satu hal yang paling umum digunakan dalam makanan saat ini. Langkah terbaik adalah mencoba dan sepenuhnya menghindarinya dengan memilih makanan non-transgenik yang ditanam secara organik. Melakukan hal itu akan membuat Anda lebih sehat untuk waktu yang lebih lama daripada memakan makanan kaya GMO favorit Anda.
5. Minuman Ringan (Fizzy Drinks)

Minuman ringan mungkin merupakan item paling jelas dalam daftar ini. Tidak ada satu pun minuman ringan di pasaran saat ini yang memiliki nilai gizi sama sekali, dan konsumsi minuman ringan yang berlebihan dikaitkan dengan penyebab kanker pankreas. Ini disebabkan oleh kenyataan bahwa semua minuman bersoda dipenuhi dengan bahan-bahan kimia dan gula buatan. Praktik terbaik yang dapat Anda adopsi untuk kesehatan tubuh Anda adalah menemukan alternatif yang sehat untuk minuman bersoda favorit Anda.
4. Pemanis Buatan

Banyak dari kita memilih untuk mengkonsumsi pemanis buatan dalam upaya untuk membatasi kenaikan berat badan dan menjadi lebih sehat. Namun, pemanis buatan ini mungkin lebih berbahaya bagi kita daripada hanya makan sesuatu dengan kadar gula alami yang tinggi. Pemanis ini umumnya memiliki tingkat Aspartam yang tinggi, yang diketahui terkadang menyebabkan berbagai masalah dalam tubuh manusia, seperti kejang-kejang dan gastroparesis, serta meningkatkan kemungkinan kanker. Pemanis ini juga menghentikan tubuh kita dari menyadari berapa banyak yang kita makan dan membuat kita menginginkan lebih banyak makanan. Oleh karena itu, lebih baik untuk menemukan alternatif untuk pemanis ini.
3. Alkohol

Ada beberapa kebenaran dengan fakta bahwa alkohol sebenarnya baik untuk kesehatan Anda. Namun, seperti kebanyakan hal, hanya jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Konsumsi alkohol yang berlebihan menyebabkan kemungkinan kanker mulut, hati, usus besar, dan payudara lebih tinggi dan juga dapat menyebabkan masalah lain seperti stroke dan gagal jantung. Jadi, walaupun mungkin sangat baik untuk menikmati minuman sesekali, lebih baik Anda minum sesekali saja dan berhati-hatilah untuk minum terlalu banyak.
2. Daging Merah

Daging merah, terutama jika itu berasal dari hewan yang dipelihara dan diberi makan dengan benar, adalah bagian dari diet yang sehat dan seimbang dan dapat melakukan keajaiban bagi kesehatan Anda. Namun, penelitian menunjukkan bahwa makan daging merah yang berlebihan meningkatkan risiko terkena kanker lebih dari 20 persen pada pria dan wanita. Kanker yang disebabkan oleh daging merah umumnya adalah kanker usus besar tetapi juga dapat ditemukan di area lain dari tubuh. Karena itu, yang terbaik adalah tetap mengonsumsi daging dalam jumlah sedang dan bervariasi di antara berbagai kelompok makanan untuk memastikan Anda tetap sehat.
1. Salmon (hasil budisaya)

Salmon sering diarak sebagai salah satu makanan paling sehat untuk dimakan saat ini, yang umumnya benar. Namun, ini hanya berlaku jika Anda mengonsumsi salmon alami yang ditangkap dari alam bebas. Salmon yang dibudidayakan sebaliknya menggunakan antibiotik yang berlebihan dan diberi makan makanan yang tidak alami agar salmon bisa tumbuh dan matang lebih cepat. Antibiotik dan diet ini mengisi salmon dengan berbagai racun dan bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh manusia. Jadi, ketika mencari camilan ikan yang sehat, yang terbaik adalah memastikan bahwa itu adalah salmon yang dibesarkan secara alami untuk memastikan ikan tersebut memberi Anda semua manfaat kesehatan.
(Sumber: myhealthreads.com)










