INIPASTI.COM, MAKASSAR- Sulawesi Selatan dikenal memiliki potensi laut yang melimpah. Salah satunya adalah rumput laut.
Produksi rumput laut di Sulsel dari data Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dari total rumput laut yang dihasilkan Indonesia tahun 2016 sebanyak 11.269.342,00 ton, 30,2 persen produksi dari Sulsel.
Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Ir Sulkaf S Latief, bahwa dari hasil produksi rumput laut yang dicapai pada 2016 ini, 30,2 persen diantaranya berasal dari Sulawesi Selatan atau setara dengan 3,4 juta ton.
Potensi rumput laut yang cukup besar di Sulsel tentu dapat meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya nelayan dengan budidaya rumput laut.
Maka tidak heran kalau visi dari gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo akan menjadikan sulsel penghasil rumput laut terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia. Hal ini juga dibuktikan dengan telah dibangunnya pabrik pengolahan rumput laut terbesar di Indonesia yang berada di Kabupaten Pinrang.
Hanya saja menurut Kepala DKP Sulsel ini, terkadang harga di pasar nasional maupun internasional terkadang turun saat produksi melimpah. Dan pada tahun 2016 karena rumput laut ini menurut maka pemerintah kehilangan pemasukan produksi rumput laut hingga Rp500 miliar.
Sulkaf mengakui Sulsel memiliki potensi kelautan dan perikakan yang cukup lengkap dan ini menjadi miniatur kelautan dan perikanan di Indonesia.
Kepala DKP Sulsel ini juga mengakui kalau kedepan ini untuk lebih memaksimalkan potensi kelautan dan perikanan di Sulsel, perlu penyediaan infrastruktur produksi yang lebih memedai, peningkatan daya saing produksi serta pemanfaatan tata ruang rumput laut lebih dioptimalkan. (nasrullah)










