238 Bidang Tanah Dibayarkan Untuk Bendungan Passellorang

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Balai Besar Wilayah Pompengan Sungai Jeneberang, hari ini kembali membayar 238 bidang tanah yang diperuntukkan untuk kelanjutan penyelesaian Bendungan Passelloreng.

“Hari ini, Balai telah melakukan proses lanjutan pembayaran pembebasan lahan di Bendungan Passelloreng, dimana ada kurang lebih 238 bidang tanah untuk 124,5 hektar dengan nilai Rp 37 miliar, dari Lembaga Manajemen Aset Negara,” kata Iskandar ditemui saat akan melapor dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Kamis (14/2/2019)

Mengenai progres pembebasan lahan sendiri. Iskandar menyebutkan masih ada bidang tanah yang akan dibebaskan sendiri karena saat ini proses pengukuran masih berlangsung oleh BPN kabupaten Wajo.

Baca Juga:  Pawai Mobil Hias, Pamer Hasil Alam Daerah

“Masih ada kurang lebih 440 hektar yang masih dalam tahap proses pengukuran, dan kami telah berkoordinasi dengan BPN agar membantu proses pembebasan lahan bendungan Passelloreng dapat dibantu,”imbuhnya.

Seperti diketahui Bendungan Paselloreng di Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo ini, nilai kontraknya sebesar Rp 701 miliar dan dikerjakan oleh PT Wijaya Karya dan PT Bumi Karsa.

Bendungan yang cukup besar ini memiliki daya tampung 138 meter kubik yang akan mengairi irigasi seluas 7.000 hektar, serta air baku 305 liter per detik. Tidak hanya itu, bandungan ini juga dapat mengurangi banjir di Kabupaten Wajo.

Sementara mengenai target dari pengerjaan Bendungan yang tahun ini selesai. Iskandar mengaku memang tahun ini diperkirakan selesai, kalau cuaca masih bisa terkendali dalam hal mengatur perencanaan Maret target selesai untuk penimbunan dan rencananya elektrikal dan mekanikal pada bulan Juni,

Baca Juga:  Paripurna Ditunda Gara-gara Tak Dihadiri Gubernur dan Wagub

“Arrtinya tahun ini bisa diselesaikan bangunan bendungan. Memang untuk seluruh kegiatan dapat diselesaikan, namun masih ada proses pembebasan lahan untuk genangan sekitar 600 hektar ini terus dilakukam koordinasi dengan BPN Wajo agar dapat mempercepat proses pengukuran untuk inventarisasi untuk melakukan appresial,”paparnya

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.