INIPASTI.COM, SUDIANG – Pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) di Embarkasi Makassar telah memasuki pekan kedua. Di hari kedelapan, Kloter 10 telah diberangkatkan pada pukul 00.01 WITA dini hari tadi, Selasa, (24/7/2018)
JCH yang diberangkatkan pada Kloter 10 asal Provinsi Maluku ini hanya berjumlah 447. Hal itu menyusul 3 JCH dinyatakan tidak laik terbang oleh PPIH bidang kesehatan Embarkasi Makassar.
“Ada 3 yang tunda keberangkatannya, dua orang sakit. Satu dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin, satu di Asrama Haji Sudiang. Yang satu lagi itu lambat vaksin, nanti tanggal 26 baru usia vaksinnya cukup,” jelas Dra Aisyah Sufrie MSc PH selaku koordinator kelompok 3 PPIH Embarkasi bidang kesehatan.
3 orang tersebut adalah, Achmad Achyar Emmil dan Nurhayati Wance Yahya, JCH asal Kota Ambon yang dinyatakan sakit. Dan JCH yang tunda karena vaksin yaitu Arwa Waris Lamani, JCH asal Buru Selatan, Provinsi Maluku. Ketiganya dinyatakan tunda hingga dinyatakan laik terbang oleh pihak kesehatan.
Dengan diberangkatkannya 447 ditambah 5 petugas Kloter 10 ini, maka sudah 4535 JCH yang diberangkatkan lewat Embarkasi Makassar. Dengan rincian, 453 JCH Kloter 1, 454 JCH Kloter 2, 455 JCH Kloter 3, 453 JCH Kloter 4, 455 JCH Kloter 5, 453 JCH Kloter 6, 455 JCH Kloter 7, 455 JCH Kloter 8, 450 JCH Kloter 9, dan 452 JCH Kloter 10.
Selain 3 JCH Kloter 10 yang dinyatakan tunda di atas, masih ada 1 JCH lainnya yang juga belum berangkat. JCH tersebut bernama La Enre bin La Menca asal Kabupaten Soppeng. Ia juga dinyatakan tidak laik terbang di Kloter 2 akibat penyakit yang diidap.
“Kalau sudah sehat akan diberangkatkan,” sebut Drs H Rappe MPd, Kabid Dokumen Haji PPIH Embarkasi Makassar.
Sedangkan 1 JCH lainnya yang juga sempat dinyatakan tunda keberangkatannya di Kloter 1, telah diberangkatkan. Dia adalah Nuhari Paddang Lomo, JCH asal Kota Makassar. Setelah mendapatkan perawatan medis, ia dinyatakan laik terbang dan telah diberangkatkan bersama JCH Kloter 9 Embarkasi Makassar. (Sule)










