4 Legislator Muda PPP Bahas Arah Baru Politik Generasi Milenial

DPW PPP Sulsel gelar dialog Kepemudaan di hotel Claro Makassar, Minggu 16 Februari.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, — DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar acara dialog kepemudaan, bertema “Membaca Arah Baru Politik Generasi Milenial,” digelar di Hotel Claro, Makassar, Minggu (16/2).

Dialog ini menghadirkan 4 legislator muda partai berlambang Ka’bah itu yakni Fauzan Amir Uskara (Ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel), Hamsyah Ahmad (Ketua DPRD Bantaeng), Zulkifli H Zulfikar (DPRD Sinjai), serta Rangga S Swara (DPRD Bone).

Inline Ad

Acara yang cukup menarik ini dipandu oleh conten creator Makassar, Rizal Djamal alias Rizal Sistem dimana pesertanya dihadiri oleh puluhan pemuda dari kalangan mahasiswa.

“Kita generasi milenial sering dijadikan sampel, tapi tidak pernah dilibatkan di pemerintahan, saya berharap di 2024 lebih banyak lagi anak muda yang terlibat di politik,” kata Fauzan.

Legislator muda DPRD Sulsel ini mengatakan kaum milenial sekarang ini bukan lagi sebagai penikmat kebijakan tetapi sudah menjadi bagian dari penentu kebijakan.

Baca Juga:  Gibran Maju Pilkada, Fahri Hamzah Bandingkan Jokowi dengan 3 Mantan Presiden RI

“Saya harap kedepan anak muda akan menjadi penentu kebijakan. Dan saat ini PPP bukan lagi partai orang tua,” ujarnya.

Ia berharap kedepan lebih banyak kaum milenial yang akan menduduki parlemen pada Pileg 2024 nanti. Bukan saja dari PPP tetapi juga dari partai lain.

“Enaknya melinenila tidak ada tersandera dengan politik, sehingga akan lebih muda berkreasi,” ucap putra anggota DPR RI Amir Uskara ini.

Sementara, Legislator Bone, Rangga S Swara mengatakan, jika anak muda sekarang sudah seharusnya terlibat dalam pengambilan kebijakan.

“Saya di Bone Alhamdulillah tidak terlalu sulit melakukan sosialisasi di Pileg kemarin, karena PPP masih cukup kuat pemilih tradisionalnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Kampanye di Polsel, Bur Dengar 'Curhatan' Warga

Adapun Zulkifli mengungkapkan alasan dirinya terjun di dunia politik lantaran ingin melanjutkan perjuangan almarhum ayahnya.

“Pemiu 2014 kemarin bapak saya berhasil menaikkan kursi PPP di Sinjai dari 1 ke 4 tapi lima bulan setelah duduk di DPRD, beliau meninggal, sayapun dipanggil langsung bapak Amir Uskara diminta melanjutkan perjuangan bapak saya,” terang Zul.

Disisi lain, Hamsyah Ahmad mengaku tak menyangka dapat menduduki kursi sebagai Ketua DPRD Bantaeng.

“Saya di umur 18 tahun suda ber-PPP, di 2019 kemarin saya bertugas merekrut caleg, alhamdulillah dapat 5 kursi yang sebelumnya tidak pernah PPP di Bantaeng tidak pernah lewat dua kursi,” jelas Hamsyah.

“Saya tidak pernah membayangkan bahwa saya akan jadi ketua DPRD, ini berkat dukungan semua pemuda di Bantaeng,” tandasnya.

(Muh. Seilessy)

Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.