INIPASTI.COM, MAKASSAR – Makin mudahnya masyarakat mengakses informasi, terutama di media sosial tentu berdampak pada akses informasi yang terkadang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Statistik dan Persandian Sulsel, Andi Hasdullah mengimbau kepada para pengguna media sosial, khususnya di wilayah Sulsel, agar berhati-hati dalam menerima informasi.
Ia menyebutkan, masyarakat harus pandai mengolah informasi dan mengetahui dampak serta pengaruh media sosial kepada pribadi masing-masing di lingkungan sekitar. Salah satunya, yaitu dalam menerima informasi mengenai gerakan radikalisme yang beredar luas di kalangan masyarakat.
“Sekarang ini marak isu atau konten negatif yang sangat mudah dicerna oleh masyarakat luas, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Makanya kami terus melakukan berbagai upaya dalam menanggulangi hal tersebut,”kata Hasdullah, Jumat (8/12/2017)
Ia menambahkan, untuk menyelamatkan masyarakat, agar tidak mengonsumsi informasi yang negatif, pihaknya dengan stake holder terkait secara berkesinambungan melakukan kampanye Gerakan Ayo Santun dan Produktif di Medsos.
“Semua harus bergerak bersatu dalam suatu gerakan untuk melawan berita hoax, yang berbau provokasi, radikalisme,” tegas Hasdullah (Iin Nurfahraeni)










