INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Latif mengungkapkan evaluasi yang dilakukan terhadap koperasi tidak sehat adalah langkah tepat.
Menurutnya, melihat koperasi jangan hanya dari segi jumlahnya saja tapi bagaimana memberikan manfaat terhadap perekonomian masyarakat.
“Jangan melihat banyaknya koperasi tapi seperti apa, koperasi ini memberikan manfaat kepada masyarakat. Kalau hanya sekedar jumlah koperasi, tapi tidak ada gerakan tentu percuma saja,”kata Latif, Sabtu (23/12/2017)
Padahal, menurutnya koperasi diharapkan mampu menggerakkan perekonomian yang ada di masyarakat. Dengan koperasi bisa berkumpul, berusaha dan menghasilkan.
“Kalau cuma nama tidak ada kegiatan tentu rugi. Tentu dalam mengevaluasi akan dilihat, kalau misalnya koperasi ini diberi bantuan dan bisa berjalan, kenapa tidak dibantu permodalan. Kalau dibantu tapi tidak bisa berjalan, lebih baik menonaktifkannya,”tegas Latif.
Latif, mengharapkan koperasi yang masih bisa dibantu dengan modal dapat berjalan, kalau tidak lebih baik dimatikan saja. Ini akan menjadi catatan seperti itu
Pascapenghapusan 1.318 Koperasi tidak aktif, beberapa waktu lalu. Dinas Koperasi dan UKM akan kembali melakukan evaluasi untuk koperasi yang masuk kategori tidak sehat. (Iin Nurfahraeni)










