5 Menit Terakhir Vs Hongkong Bawa Indonesia Dapat Lawan Mudah di Babak 16 Besar

Klasemen akhir grup A Asian Games usai laga pada lpenutup penyisihan grup A Indonesia vs Hongkong di Stadion Patriot Candrabagha Bekasi, Senin, (20/8/2018). (Foto: Sule)
Top Ad

INIPASTI.COM, BEKASI – Perjuangan Garuda Nusantara saat menantang Timnas Hongkong sangat patut diacungi jempol. Betapa tidak, di babak pertama Timnas Indonesia yang tertinggal 0-1 mampu membalikkan keadaan di 5 menit terakhir waktu normal pada babak kedua. Indonesia bahkan menggandakan keunggulan pada injury time dan mengakhiri laga dengan skor 3-1 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabagha, Bekasi, Senin, (20/8/2018).

Atas kemenangan ini, Indonesia menjadi juara Grup A pada penyisihan grup Asian Games 2018. Dengan poin 9 dari 4 pertandingan, tim asuhan Luis Milla berada di atas Timnas Palestina yang mengoleksi 8 poin di peringkat kedua. Sedangkan Hongkong berada di posisi ketiga dengan 7 poin.

Menjadi juara Grup A, Hansamu Yama Pranata dkk mendapatkan lawan yang terbilang cukup mudah dibandingkan jika berada di posisi ketiga. Indonesia akan bertemu dengan Uni Emirat Arab (UEA) pada Jum’at 24 Agustus mendatang. UEA adalah tim peringkat ketiga di Grup C, di bawah Tiongkok dan Suriah.

Jalannya Pertandingan Indonesia vs Hongkong

Baca Juga:  Persib Unggul 1-0 Atas Sriwijaya FC

Timnas Hongkong unggul terlebih dahulu pada menit ke-38 babak pertama. Gol dari Hok Ming Lau menjadi penutup babak pertama. Namun gol itu juga menjadi gol semata wayang dari Timnas U-23 Hongkong ini.

Tim Garuda Nusantara yang tertinggal 0-1, langsung meningkatkan intensitas serangan. Indonesia pun mampu menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Irfan Jaya saat babak kedua masih berlangsung 1 menit. Irfan Jaya sukses meneruskan assist dari Stefano Lilipaly pada menit ke-46. Skor imbang 1-1.

Hasil imbang tentu tak membuat Evan Dimas dkk puas. Serangan demi serangan pun semakin digencarkan untuk menembus rapatnya lini pertahanan Timnas Hongkong. Meski tekanan demi tekanan dilakukan oleh Timnas Indonesia, namun pemain Hongkong memang hampir seluruhnya berada di barisan pertahanan mereka.

Alberto ‘Beto’ Goncalves dkk pun sulit menembus pertahanan lawan. Keadaan itu memaksa Sang Pelatih Luis Milla untuk berpikir keras. Sang Pencetak gol pun diganti. Irfan Jaya digantikan oleh Saddil Ramdani pada menit ke-59.

Baca Juga:  Bira Sunset Run Diikuti 600 Runner, Lintasi Titik Nol Sulawesi

Masuknya Saddil Ramdani memang menambah daya dobrak tim lawan. Namun gocekan Saddil Ramdani belum mampu membongkar pertahanan lawan. Sehingga Luis Milla masih tampak berpikir keras di pinggir lapangan memikirkan strategi untuk membalikkan keunggulan.

Sang Juru Taktik itu pun memasukkan Septian David Maulana pada menit ke-79. Septian menggantikan Febri Hariyadi dengan maksud menambah aliran bola-bola sodoran dari lini tengah. Hasilnya, pada menit ke-85 Lilipaly membobol gawang Hongkong. Menerima bola sodoran dari Beto Goncalves, Lilipaly terlebih dahulu melewati satu pemain bertahan Hongkong sebelum akhirnya mencetak gol yang membuat Indonesia balik unggul 2-1.

Indonesia sudah di atas angin. Waktu normal sudah usai. Namun 4 menit tambahan waktu membuat masyarakat Indonesia yang memenuhi stadion masih harus menahan nafas. Luis Milla pun memasukkan gelandang bertahan Hanif Sjahbandi menggantikan Beto pada menit ke-91.

Man of the match p

Namun bukan hanya membantu pertahanan, Hanif bahkan mampu mencetak gol pada menit ke-93. Stefano Lilipaly kembali menjadi pemberi assist pada gol ketiga untuk Timnas Indonesia U-23 ini. Pertandingan yang memang menyisakan kurang dari 1 menit usai gol dari Hanif pin berakhir. Skor 3-1 menjadi hasil akhir untuk keunggulan Indonesia atas Hongkong. (Sule)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.