INIPASTI.COM, GOWA – Masih seringnya ditemui permasalahan dalam layanan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi pertimbangan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan untuk kelak menerapkan BPHTB online. Rencana ini disampaikan ketika menerima kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sulsel Real Estate Indonesia (REI), Arief Mone di Ruang Rapat Bupati Gowa, Senin, (8/5/2017).
“Saya akan melakukan rapat intern dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah,red) yang terkait masalah validasi BPHTB. Tidak menutup kemungkinan nanti Pemkab Gowa akan melakukan suatu inovasi dengan menerapkan BPHTB secara Online,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Gowa itu.
Adnan menganggap bahwa banyak manfaat yang diharapkan bisa diraih dengan sistem online ini. Menurutnya, dengan penerapan sistem online akan memperpendek jalur administrasi pengurusan BPHTB. Hal itu juga diyakininya sekaligus menciptakan transparansi yang menghindari kecurangan dalam tahapan validasi.
Lebih lanjut, mantan anggota DPRD Provinsi Sulsel itu juga menekankan agar pengembang mesti jujur. “Para pengembang harus jujur dan transparan. Jangan nakal, nilai yang dimasukkan ke Pemda harus sesuai dengan harga transaksi dan brosur yang diedarkan ke User (pengguna,red),” tekannya.
Pada kesempatan yang sama, Arief Mone meminta kesediaan Bupati Gowa untuk menyerahkan rumah impian yang akan dilaksanakan di Bulan Ramadhan tahun ini. Untuk Kabupaten Gowa, REI sangat bangga karena dalam sejarah Ramadhan Rumah Impian yang sudah berjalan tujuh tahun, baru tahun ini Kabupaten Gowa menjadi satu-satunya kabupaten di seluruh Indonesia yang mendapatkan 5 unit rumah gratis.
“Ini tidak terlepas dari besarnya pertumbuhan pembangunan dan konstribusi dari Pemerintah Kabupaten Gowa, karena yang namanya sumbangan gratis biasanya orang menyumbang ketika punya uang berlebih dan pertumbuhan ekonominya tinggi,” jelas Ketua DPD Sulsel REI ini.
Turut hadir dalam audiensi ini, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Alwi Beddu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Indra Setiawan, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Ismail Madjid, dan Kepala Bagian Humas dan Kerjasama, Abdullah Sirajuddin.(*)










