INIPASTI.COM, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, mengaku masalah tindakan kriminal yang terjadi di Kantor Gubernur ini sudah sangat darurat dan menjadi perhatian serius untuk ditindak lanjuti lebih lagi, dalam hal ini pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Provinsi.
Bahkan,Agus memberi ancaman jika hal ini terulang maka pejabat terkait harus bertanggung jawab dan siap di copot dari jabatannya.
“Saya tidak mau lagi dengar ada hal seperti itu, kalau ada pejabat terkait harus bertanggung jawab, tapi kalau mampu mempertahankan selama satu tahun tidak ada aksi pencurian akan saya beri hadiah,”kata Agus, usai memberi arahan jajaran Satpol PP Provinsi sulsel, Selasa (7/3/2016).
Menurutnya, Kantor Gubernur sebagai wibawa dari pemerintahan harusnya memiliki keamanan yang baik, bukannnya menjadi tempat yang kurang aman buat pengunjung atau pegawainya, “kalau begini sistemnya harus di evaluasi, terutama melakukan penataan perparkiran, terutama untuk kendaraan roda dua, “terangnya.
Agus menyebutkan, seharusnya masalah keamanan ini menjadi perhatian, namun memang dari segi anggota satpol PP yang berjaga sangat kurang, kalau siang hari hanya 12 orang sisanya bekerja menjaga di malam hari.
“Saya sudah minta kalau bisa ini dikali dua, jadi siang pengamanannya ada 24 orang dimana masing-masing ada berjaga di pos masuk dan keluar, parkiran dan ada yang keliling,”tegas Agus.
Sementara menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Provinsi Sulsel, Iqbal Suaeb mengaku akan segera mengevaluasi sistem pengamanan perparkiran yang ada di Kantor Gubernur.
“Semua arahan yang diberikan akan menjadi masukan buat kami, dalam menata keamanan di sini,”paparnya.










