INIPASTI.COM, JAKARTA – Gunung berapi Anak Krakatau di Indonesia memuntahkan kolom abu 500 meter (1.640 kaki) ke langit dalam letusan terpanjang sejak ledakan runtuh pulau menyebabkan tsunami mematikan pada tahun 2018, para ilmuwan mengatakan Sabtu.
TV sirkuit tertutup dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Indonesia menunjukkan lava flare Jumat malam.
Badan itu mengatakan bahwa gunung berapi itu terus meletus hingga Sabtu pagi. Status waspada level 2 tetap ada, tertinggi kedua pada skala empat.
Tidak ada korban yang dilaporkan. Letusan 2018 menyebabkan tsunami di sepanjang pantai Sumatra dan Jawa, menewaskan 430 orang.
Anak Krakatau, yang berarti Anak Kratakau, adalah anak dari gunung berapi Krakatau yang terkenal, yang letusannya yang monumental pada tahun 1883 memicu periode pendinginan global.
Sumber: AP










