INIPASTI.COM, MAKASSAR – Bagaimana jadinya kalau anak purnawirawan se-Indonesia kumpul di Makassar? Itulah yang tengah disiapkan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI).
Kumpulnya mereka dalam rangka Rapat Pimpinan Pusat (Rapimpus) dan Puncak Peringatan HUT FKPPI ke-38 pada 29-30 Oktober mendatang. Berbagai persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia seperti narkoba, terorisme, dan radikalimse, akan menjadi perhatian dari kegiatan tersebut.
Puncak HUT akan diisi dengan berbagai kegiatan. Salah satunya dalam bentuk seminar. Ketua Panitia Andi Bakti Haruni mengatakan, sebagai bagian dari FKPPI tentu yang menjadi perhatian mereka adalah isu-isu yang beredar yang bisa mengganggu kedaulatan NKRI.
“Kami sengaja memang mengangkat isu strategis dalam seminar kali ini, dengan tujuan agar memberikan semangat pada FKPPI agar tetap bersatu menjaga NKRI,” kata Andi Bakti, Selasa (18/10) di Ruang Kerjanya.
Kegiatan ini, lanjut Bakti, seharusnya dilaksanakan pada bulan Juli. Namun karena beberapa kendala akibat padatnya aktifitas, sehingga kegiatan ini baru bisa terlaksana pada akhir bulan ini. “Kami (Sulsel) mendapat amanah dari pengurus pusat untuk menjadi tuan rumah Rapimpus dan peringatan HUT FKPPI yang ke-38,” ucapnya.
Bakti menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk konsolidasi emosional para putra-putri prajurit. Nantinya, hasil dari pertemuan diharapkan sukses menjadi katalisator untuk Indonesia. Selain seminar, ada beberapa rangkaian kegiatan Rapimpus dan Peringatan HUT FKPPI yang akan dimulai sejak tanggal 25 Oktober.
“Pembukaannya di CCC malam hari tanggal 29 Oktober. Lanjut tanggal 30 Oktober, kami adakan gerak jalan santai yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dilanjutkan dengan Rapimpus yang digelar di Hotel Gammara. Penutupannya nanti di Baruga Sangiaseri (Rujab Gubernur Sulsel),” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah FKPPI Sulsel, Suwandi Mahendra menambahkan ada dua hal yang akan difokuskan pada kegiatan ini. Yaitu mengenai konsolidasi internal organisasi dan kondisi eksternal.
“Untuk internal, FKPPI sedang melakukan penyatuan dua organisasi yang sebenarnya sama. Yaitu antara Generasi Muda (GM) FKPPI dan Ormas FKPPI. Sedangkan untuk yang eksternal, kita akan bahas bagaimana FKPPI menyikapi persoalan bangsa yang ada saat ini,” terangnya.
Suwandi menyatakan, dalam kegiatan ini akan hadir seluruh pengurus daerah FKPPI dari seluruh Indonesia. Rencananya kegiatan akan dibuka oleh Panglima TNI atau Menteri Pertahanan dan Keamanan Menhankam RI.(*)
Baca juga : Ignasius Jonan dan Harapan ESDM Sulsel
//










