INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Kordinator Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel Ni’matullah membenarkan ada sejumlah OPD rencana dipangkas anggarannya. Hal itu, kata dia, untuk memenuhi target program gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.
“Pemotongan OPD, biaya langsung yang banyak dipotong. Digeser untuk memenuhi target pak gubernur,” kata Ulla sapaan Ni’matullah, Senin 26 November 2018.
“Saya belum mau bicara banyak soal itu. Kita tunggu laporannya (komisi) masuk di Banggar. Semua komisi akan menyampaikan apa hasil rapat kerjanya di komisi. Sebenarnya komisi tidak bisa menambah dan mengurangi. Finalnya nanti di Banggar,” sambung ketua DPD Demokrat Sulsel ini.
Ni’matullah mengatakan pihaknya bakal mulai menggelar rapat Banggar, Selasa 27 November. Dalam rapat itu, Banggar bakal menerima masukan dari komisi.
“Mekanisme selanjutnya kita terima laporan komisi dan penyerasian dengan TAPD. Mungkin ada rekomendasi komisi sejumlah anggaran OPD dipotong atau ditambah, nanti kita lihat. Apakah kita setuju dengan usul rekomendasi komisi atau tidak. Kalau TAPD tidak bisa pertahankan kita turuti rekomendasi komisi,” ungkapnya.
Ulla sendiri menargetkan RAPBD diparipurnakan pada Kamis 29 November. “Seperti perjanjian kita, instruksi Banggar, Senin (kemarin) harus selesai. Jadi mau tidak mau harus selesai malam ini, Selesai tidak selesai, kita rapat Banggar besok,” kata Ni’matullah.
Dia mengaku sudah menggelar rapat pimpinan yang menghadirkan katua-ketua komisi, Senin sore, 26 November. Empat komisi sudah merampungkan pembahasannya dengan OPD.
“Paling lambat ketuk palu hari Kamis. Sisa komisi E, memang banyak mitranya. Kemudian juga dia sudah rencanakan rapat Sabtu malam lalu, dengan disdik dan diskes. Tiba-tiba orang rapat Banggar berkepanjangan hingga rapat komisi ditunda. Bukan masalah cuma sedikit miskomunikasi,” katanya.
(Muh. Seilessy)










