Antisipasi Kekosongan Pimpinan SKPD, Pemkab Gowa Lelang Jabatan

Proses assesment pejabat pimpinan tinggi lingkup Kabupaten Gowa di Menara Phinisi Lt 2 UNM, Selasa (6/12/2016). (Foto: Zulaeman)
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sebanyak 73 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator mengikuti pelaksanan assesment sebagai tahapan pertama dari lelang jabatan yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Kabupaten Gowa. Proses ini juga diikuti oleh beberapa camat di Kabupaten Gowa yang masa jabatannya sudah empat tahun ke atas. Menurut Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, diikutsertakannya camat dalam proses ini guna mengantisipasi kekosongan jabatan pada tahun 2017 dan 2018 mendatang.

“Bagi Camat yang sudah di atas empat tahun boleh ikut proses lelang jabatan ini. Namun jangan berpikir langsung jadi kadis. Karena Pemkab Gowa memiliki jenjang karier tersendiri bagi camat. Diikutkan dalam proses assesment karena ini mengantisipasi tahun depan, ada empat pejabat yang akan pensiun. Begitupun tahun 2018, ada lima yang akan pensiun,” jelas Adnan saat meninjau langsung pelaksanaan penilaian ini di Menara Phinisi Lt 2 UNM, Selasa (6/12/2016).

Baca Juga:  Si Pakabaji, Solusi Percepatan Pelayanan RSUD Syekh Yusuf

Adnan menjelaskan, dalam peraturan, Bupati hanya diberi kesempatan melakukan dua kali proses lelang jabatan. Oleh karena itu, tambahnya, dibuatlah klasifikasi dan mengumpulkan semua pejabat dan Camat yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti assesment. Dimana menurutnya assesment tersebut tidak hanya untuk persiapan penerapan organisasi perangkat daerah terbaru, namun juga untuk kebutuhan hingga dua tahun ke depan.

Baca Juga:  Adnan IYL Ikon Pemuda Sulsel

Bupati termuda di Indonesia Timur ini juga mengatakan, penilaian yang dilakukan kepada pejabat hari ini untuk mengetahui kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh pejabat tersebut. Setelah adanya assesment, kata Adnan, maka akan memberikan jawaban sekaligus sebagai referensi jabatan apa yang tepat dan sesuai untuk menempatkan seseorang pada jabatan tertentu.

Proses assesment ini sendiri terlaksana berkat kerja sama Pemkab Gowa dan Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM). Referensi yang nantinya dikeluarkan oleh Fakultas Psikologi UNM ini akan menjadi landasan bagi Pemkab Gowa untuk melakukan pergeseran jabatan sesuai dengan PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

Baca Juga:  Debat Capres Kedua, Prabowo Puji Kinerja Pemerintahan Jokowi

Ketua Pusat Layanan Psikologi Fakultas Psikologi UNM, Dian Novita Siswanti menjelaskan proses pelaksanaan assesment ini. Ia mengatakan, penilaian yang pihaknya laksanakan tersebut sesuai dengan permintaan BKD Kabupaten Gowa. Penilaian tersebut menurutnya untuk melihat sejauh mana kemampuan dasar, kepribadian, sikap kerja sekaligus kepemimpinan setiap peserta.

Rencananya, assesment akan berlangsung selama tiga hari hingga 8 Desember mendatang. Penilaian sendiri meliputi tes tertulis, Leadership Group Discusion (LGD) dan wawancara.