Arie Lantara, Sosok yang Selalu Dirindukan

Andi Muhammad Askari Askin
Andi Muhammad Askari Askin

INIPASTI.COM, Suatu waktu baligho-nya terpampang gagah disudut lapangan Taman Macan Makassar sebagai calon gubernur independen. Namun sayang, baligho itu hanya beberapa hari saja. Baligho itu diturunkan konon karena ibunya marah. Dan karena dia yang sangat menghormati ibunya, maka baligho tersebut segera dibongkar baligho itu. Ibunya marah bukan hanya karena dia tidak merestui karena sesuatu hal, juga karena untuk menghormati dan tidak mengganggu kontestan lainnya yang tiada lain adalah “kerabat” dari keluarga besarnya.

Arie “Wolf” Lantara adalah nama panggilan sehari-harinya. Nama sesungguhnya adalah Andi Muhammad Askari Askin. Anak dari H. Andi Askin Lantara dan Hj. Andi Sari Patoppoi. Dia juga sering dipanggil Pa Ketu karena banyak organisasi/perkumpulan yang selalu menempatkan dia sebagai ketua. Ketua IKA Smansa 85 Makassar, Ketua IKA SD Mangkura 79, Ketua Harian IKA Teknik Mesin Unhas, Ketua Harian Ikatan Motor Besar Indonesia Sulawesi Selatan, Ketua MARCOM (Makassar Ridres Community) dan masih banyak lagi yang lainnya. Dia diterima dimana mana sebagai sosok yang mempunyai leadership yang kuat, tegas, komitmen, mengayomi, dan sangat bijaksana. Dan khususnya di perkumpulan Ikatan Alumni Smansa 85 (SMA Negeri 1 Makassar tahun 1985), dia telah ditetapkan sebagai ketua seumur hidup.

Baca Juga:  Wajah Kota = Tampang Walikota?

Terlahir dari keluarga ningrat, tidak membuat Arie Lantara jumawa. Perilaku dan penampilan yang sederhana menghiasi kehidupannya sehari-hari. Pun dengan motor-gede-nya Harley Davidson tipe Softail Springer tahun 1996 ia tetap biasa-biasa saja. Sehari-hari sosok ini bergaul secara merakyat dengan siapapun. Dengan para elit, pejabat, atau celebrity hingga ke rakyat bawah, sehingga dia dikenal luas dan diterima oleh semua kalangan. “Jangan ki lupa bahagia”, demikian kata-kata yang senantiasa disampaikannya kepada semua orang. “Bahagia itu bukan dari luar diri kita, melainkan datang dari diri kita sendiri”, lanjutnya. Trade mark “Jangan Ki Lupa Bahagia ini” sama dengan ungkapan salah satu motivator Indonesia Arvan Pradiansyah: “If yo wanna be happy, be happy now”. SIfat-sifat Arung sangat melekat dari karakternya. Male’bi, sombere’, akan kita rasakan ketika berinteraksi dengan dia. Manyameng kininnawa (ceria bahagia berpikir positif), mappasitinaja (adil dan proporsional), magetteng (konsisten) dan mengutamakan kebersamaan (sipakatau) adalah ajaran yang ditanamkan oleh ayah dan ibunya sejak kecil.

Baca Juga:  Sosialisasi Perda Gender, Rangga Kumpulkan Tokoh Perempuan Galesong

Dalam pemilihan legislatif tahun 2019, Arie Lantara diminta oleh salah satu partai untuk ikut sebagai calon anggota legislatif Propinsi Sulawesi Selatan, sebagai “pengganti” kerabatnya Almarhum Andi Endre Cecep Lantara. Sesungguhnya pria ini tidak terlalu senang dengan birokrasi namun karena permintaan keluarga besar, maka amanah ini dia terima. Falsafah Resopa Temmangingngi Namalomo Naletei Pammase Dewata mengiringi tekadnya untuk mengabdikan dirinya sebagai wakil rakyat.

Keluarga besar Almarhum Andi Lantara adalah keluarga besar yang religius. Salah satu program keluarga besar ini adalah membangun Pondok Pesantren Penghafal Al-Qur’an seluas 3,6 Ha di Desa Mattirowalie, Kelurahan Anabanua, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo bekerja sama dengan Wahda Islamiyah dan pemerintah setempat. Sejak tahun 2000-an, Pesantren ini telah berjalan dengan baik dan menampung para santri yang datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Takunjunga’ bangung turu’ Nakugunciri’ gulingku Kualleangna talaanga natolia, selamat berjuang Puang Arie. Semoga cita-cita luhur sebagai wakil rakyat segera diraih dan mewakafkan diri untuk mengabdi bagi kemajuan Sulawesi Selatan. Jadilah To Macca yang disenangi dengan kemampuan mengurai dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di Sulawesi Selatan dan jangan ki lupa bahagia.

Baca Juga:  Jejak Reformasi yang Hilang

Penulis : Muhammad Zaiyani

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.