Arsitek yang Pugar Sumur Air Zamzam Meninggal Dunia

INIPASTI.COM – Arab Saudi berduka hari ini. Arsitek yang memugar sumur air zamzam, Yahya Hamza Koshak, meninggal dunia pada Rabu (3/3/2021) di usia 80 tahun.

Dikutip dari Arab News, Yahya menjadi tokoh penting di Arab Saudi setelah memugar sumur zamzam. Pria kelahiran Mekah, pada 1941 itu juga menulis buku tentang seluk-beluk air zamzam, Zamzam The Holy Water, yang dirilis pada 1983 dan membuat film dokumenter Zamzam: Nourishment and Curative.

Inline Ad

Dilansir dilaman detik travel, Karya Yahya di bidang bangunan memang jempolan. Dia bahkan dijuluki sebagai bapak insinyur Saudi.

Yahya mendapat gelar insinyur dari pendidikan teknik di Universitas Ain Shams di Kairo dan merampungkan studinya di Riyadh. Dia mengantongi gelar Ph.D di bidang teknik setelah melanjutkan studi ke Amerika Serikat.

Baca Juga:  Ketika Orang-orang Tinggal di Rumah, Ternyata Bumi Menjadi Lebih Bebas dan Lebih Bersih

Keponakan Yahya, Nabeel Koshak, mengenang Yahya sebagai sosok yang dekat dengan seluruh karyawannya.

“Dia (Yahya) sangat mudah berbaur, dekat dengan semua orang, baik dan tidak suka menyakiti siapa pun. Dia periang, ini adalah karakteristik yang membedakan kepribadiannya,” kata Nabeel.

“Yahya seperti seorang ayah bagi saya. Keluarganya tetap bangga dengan dia sangat dipercaya oleh Kerajaan,” dia menambahkan.

“Dia mendapatkan ucapan dan didatangi oleh Raja Salman pada 10 hari terakhir di bulan suci Ramadan,” dia menegaskan.

Baca Juga:  Direktur Jenderal WHO Ingatkan Adanya 'Nasionalisme Vaksin'

Selama hidupnya, Yahya pernah menduduki sejumlah posisi penting di pemerintahan Saudi, termasuk Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum di kota Makkah. Selain itu, dia menjabat sebagai Direktur Umum Perusahaan Air Minum Nasional dan anggota Organisasi Okaz untuk Pers dan Publikasi.

Yahya juga bertanggung jawab memimpin tim membersihkan sumur zamzam pada empat dekade lalu.

“Membersihkan sumur air zamzam adalah salah satu proyek terpentingnya, tugas besar di bawah arahan mendiang Raja Khalid,” ujar Nabeel (syakhruddin)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.