INIPASTI.COM, MAKASSAR – Terbongkarnya kebenaran tentang adanya perjanjian pembagian masa jabatan Ketua DPRD Kota Makassar, membuat Farouk M Betta mulai mendekati Nurdin Halid.
Aru sapaan Farouk M Betta terlihat melakukan pertemuan dengan Nurdin Halid di Warkop Phoenam Jalan Boulevard Makassar, Selasa (11/10). Sebelumnya, Plt Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan Nurdin Halid membongkar kebenaran perjanjian yang menyebutkan pembagian masa jabatan antara Farouk M Betta dengan Wahab Tahir.
Nurdin mengaku menyaksikan perjanjian antara Wahab dengan Aru menyangkut kepemimpinan DPRD Kota Makassar hanya berlangsung seperdua periode. Selanjutnya, jabatan itu akan diisi oleh Wahab.
“Itu perjanjian atas persetujuan saya. Tapi nantilah dibuka karena masih lama dan perjanjiannya memang ada dan saya yang bertanda tangan di situ kok,” tegas Nurdin usai menghadiri rapat pleno pengurus transisi Golkar Sulsel di Hotel MGH Jalan Penghibur, Senin (10/10).
Wahab Tahir yang dihubungi terpisah menilai, manuver Aru dengan melakukan pendekatan tersebut tidak dapat memengaruhi perjanjian yang telah ditanda tangani bersama. Bahkan Wahab menanggapi pertemuan tersebut dengan santai. “Biarkan saja dia (Aru),” singkat Wahab saat dihubungi, Selasa (11/10).
Meski Aru melakukan pendekatan ke Nurdin, kata Wahab, tidak serta merta perjanjian tersebut batal. Ia juga menolak berkomentar banyak terkait manuver yang dilakukan Aru. Ia hanya mengingatkan Aru agar ingat pada perjanjian tersebut.
“Yang jelas ada perjanjian dan itu akan berlaku. Saya hanya mau mengingatkan, jadi politikus yang baik jangan lupa dengan apa yang kita lakukan,” ujar Wahab.(*)
Baca juga : Perjanjian di Balik Usainya Polemik Farouk vs Wahab Tahir
//










