INIPASTI.COM,JAKARTA – Runway Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta tergenang air, empat penerbangan terpaksa ditunda. 14 penerbangan lainnya ke berbagai daerah di tunda keberangkatannya.
Landasan bandara yang tergenang air dengan ketinggian 30 – 40 cm, menyulitkan untuk menerbangkan pesawat. Runway bandara tergenang sekitar 500 meter.
Hujan deras sejak dinihari pada pergantian tahun baru 1 Januari 2020 membuat beberapa penerbangan harus mengalami penundaan.
Kondisi ini terjadi merata di sekitar Jakarta dan Bekasi, demikian informasi dari twiteer TMC dan Polda Metro Jaya.
Kondisi Katulampa seperti yang dilaporkan anggota Taruna Siaga yang bertugas di Katulampa melaporkan bahwa banjir yang melanda Jakarta dan Bekasi disebabkan adanya longsor yang mengakibatkan banjir yang mengepung Kota Jakarta.
Sejauh ini, upaya Tim Reaksi Cepat (TRC) telah melakukan pengungsian bahkan telah melaksanakan kegiatan Dapur Umum Lapangan (Dumlap) pada beberapa lokasi.
Kondisi hujan yang terus menerus ikut berdampak ke Bandara Halim Perdanakusuma yang terkena banjir. Layanan penerbangan di bandara Halim Perdanakusumah ditutup sementara pada Rabu (1/1/2020).
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti mengatakan, penutupan penerbangan imbas dari kondisi bandara tersebut yang terlanda banjir.
“Halim Perdanakusuma closed karena sekitar halim dan bandara banjir,” jelas dia saat dikonfirmasi pagi tadi.
Penutupan bandara demi menjaga keselamatan. Penutupan berlangsung sejak pagi hari. Ini berdasarkan informasi dari pengelola Bandara Halimperdanakusuma.
Kemenhub dan pengelola bandara dipastikan akan terus memantau kondisi yang terjadi.
Berdasarkan laporan masyarakat melalui media Twitter menyebutkan akibat hujan deras, runway Bandara Halim tergenang sekitar 30 cm. Area yang tergenang sekitar 500 m. Area pembuangan air juga sudah penuh/banjir.
Selain itu, akses jalan bandara juga digenangi air sehingga menyulitkan calon penumpang pesawat menuju bandara.