INIPASTI.COM, MAKASSAR – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulawesi Selatan, mengakui adanya kekurangan tenaga fungsional perencanaan yang diperuntukkan untuk jajaran Satuan Kerja Perangkat (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel.
Ia menambahkan, idealnya itu satu SKPD didampingi satu tenaga fungsional, saat ini baru ada 22 tenaga fungsional perencanaan sedangkan jumlah SKPD di Sulsel 47.
“Idealnya satu tenaga fungsional melayani satu SKPD. Akibat minimnya tenaga fungsional perencanaan, terkadang program yang disusun tidak sesuai, apalagi biasanya progran ini disusun oleh mereka yang tak memiliki kompeten,” kata Jufri, saat pemaparan program strategis SKPD lingkup Pemprov, Jumat (17/2/2017)
Jufri menambahkan, dengan terpenuhinya tenaga fungsional perencanaan, maka nantinya saat menyusun program tidak akan salah karena sudah didampingi.
“Selama inikan, biasa kasubag program yang buatkan perencanannya, biasanya tenaga fungsional akan berperan ketika ada perbaikannya. Yang jelas keterlibatan tenaga fungsional bisa meminimalisir kesalahan programnya,” ujar Jufri lebih jauh.
Menurutnya, minimnya tenaga fungsional yang berada di SKPD ini salah satunya karena jabatan ini dulunya tidak terlalu menarik. Makanya pihaknya membuka peluang, yang ingin menjadi tenaga fungsional perencanaan, tentunya buat mereka yang status PNS dan memenuhi syarat.
“Kami akan memberi tunjangan yang tinggi, silahkan kalau ada mau,”ungkapnya.










