INIPASTI.COM, SUDIANG – Tahun 2019 menjadi tahun yang bersejarah bagi Hijriani Hijar (22). Dua momentum paling bahagia dia alami tahun ini. Bahkan dia juga berharap tahun ini bisa mengakhiri masa lajangnya.
Riany -sapaan akrabnya- baru-baru saja meraih gelar sarjana. Setelah melewati proses perkuliahan selama kurang lebih 4 tahun di Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI), dia akhirnya diwisuda pada 15 Juni 2019.
Belum berakhir sukacita yang dia rasakan, dua bulan kemudian dia berangkat menuju tanah suci. Bahkan wanita kelahiran Makassar 23 Januari 1997 ini terdaftar sebagai Jemaah Calon Haji (JCH) termuda Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep).

Riany didaftarkan haji oleh orangtuanya pada tahun 2009. Kala itu, dia masih duduk di bangku kelas 2 SMP Negeri 2 Pangkep. Dia pun tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 40 Embarkasi Makassar yang berangkat pada 5 Agustus kemarin.
“Harapan saya semoga saya menjadi lebih baik, semoga saya menjadi haji mabrur amin, sukses dalam karier dan segera dibukakan pintu jodoh,” doanya.
Dia juga tak melupakan kedua orangtuanya, Hijar dan Sugiati. Dari seluruh yang diraihnya sekarang ini merupakan jeri payah dari kedua orangtuanya. Riany pun bertekad untuk membalas orangtuanya itu dengan menjadi anak yang berbakti.
“Buat Ibu dan bapak, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih untuk semua yang ibu dan bapak berikan kepadaku. Meskipun aku membalas semuanya dengan nyawaku sendiri, itu takkan bisa membalas semua jasa yang telah ibu dan bapak berikan kepadaku,” tutupnya. (Sule)










