INIPASTI.COM, MAKASSAR – Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unismuh Makassar menggelar Kongres Asosiasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (APSPBI) regional Sulawesi, Selasa (8/5/2018) di Mini Hall FKIP.
Hadir pada kegiatan tersebut perwakilan dari 22 Perguruan tinggi se-Sulawesi. Kegiatan tersebut dibuka dengan Kuliah Umum yang dibawakan oleh Dekan FKIP Unismuh Erwin Akib, Ph.D dengan tema Integrasi Kurikulum Berbasis KKNI dan Revolusi Industri 4.0 Pada Era Digitalisasi”.
Dihadapan para peserta, Erwin menjelaskan tentang pentingnya mengintegrasikan kompetensi inti dari Revolusi Industri 4.0. Ia menganggap bahwa Kurikulum perguruan tinggi perlu orientasi baru yakni literasi baru.
“Agar lulus bisa lebih kompetitif, LPTK perlu kurikulum orientasi baru, Karena era revolusi Industri 4.0 tidak hanya cukup dengan literasi lama (membaca, menulis dan matematika) sebagai modal dasar akan tetapi Literasi baru yakni literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia” Jelas Erwin.
Lanjut Erwin, Literasi data yang dimaksud adalah dimana peserta didik mempunyai pengetahuan untuk membaca, menganalisis dan menggunakan informasi (big data) di dunia digital.
“Sedangkan literasi teknologi yang dimaksud adalah kemampuan peserta didik memahami cara kerja mesin teknologi seperti coding, artificial intellegence dan engineering principles,” pungkasnya.
“Terakhir literasi manusia adalah membentuk dan membangun rasa kemanusiaan peserta didik serta cara berkomunikasi yang baik,” tandasnya.
Dalam menutup kuliah umum tersebut Erwin menyampaikan agar dosen terlebih dahulu menguasai Literasi Baru tersebut.
“Perguruan tinggi semestinya memberi banyak pelatihan atau workshop mengenai Literasi Baru di Era revolusi industri agar lulusan kita mampu bersaing” tutupnya.
Selain kuliah umum, Kongres APSPBI juga dirangkaikan dengan penguatan struktur pengurus APSPBI Regional Sulawesi, Persiapan Konferensi tingkat Nasional serta perancangan program kerja APSPBI regional Sulawesi untuk diteruskan ke pengurus pusat APSPBI.
(Ahadri)










