Baznas Bantu  Plesterisasi 500  Rumah   Warga Miskin

INIPASTI.COM, TEMANGGUNG, Badan Amal Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten  Temanggung, kemarin, menyerahkan bantuan dana plesterisasi untuk 500 Rumah  warga miskin yang tersebar di 20 Kecamatan. Acara  yang dikemas dalam program pentasharufan  plesterisasi tersebut dilaksanakan di Pendopo Pengayoman  Temanggung dihadiri Bupati HM Al Khadziq, Ketua Ormas Muslimat ibu Nyai Jazidah Muhaimin Gunardo  dan pejabat terkait diikuti para penerima yang datang dari bebagai penjuru daerah. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati kepada 5 orang perwakilan penerima.

     Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Baznas atas kiprahnya memberikan bantuan sosial berupa dana plesterisasi dan bantuan sosial lainnya dengan sasaran kaum duafa.Hal ini sangat besar manfaatnya untuk mengangkat harkat dan martabatnya kaum duafa agar lebih sejahtera. Berkait dengan potensi zakat yang belum sepenuhnya PNS di Kabupaten Temanggung membayar zakat, maka diharapkan seluruh PNS membayar zakatnya melalui Baznas.

Baca Juga:  Kinerja Kementan Dinilai Cukup Baik
Inline Ad

     Ketua Baznas Kabupaten   Temanggung  Drs. H. Djundardo mengatakan bantuan plesterisasi yang disalurkan  merupakan salah satu program dari  Baznas dalam rangka  untuk membantu pemerintah guna mengentaskan kemiskinan  khususnya di Kabupaten Temanggung. Jumlah bantuan yang disalurkan Rp 500.000.000, dengan rincian setiap rumah  masing-masing memeroleh Rp.1.000.000.Penyalurannya bekerjasama dengan Ormas Muslimat Nahdatul Ulama Kabupaten Temanggung.

     “Dengan bantuan ini kita berharap rumah yang masuk kategori tidak layak karena masih berlantai tanah,  bisa segera diplester supaya layak untuk ditempati sehingga sehat dan nyaman dihuni,” ujarnya. Disamping tasyaruf plesterisasi, juga ada beberapa program unggulan baznas  yakni bea siswa tuntas SLTA atau disebut dengan bintang baznas. Pada tahun 2020 ini Baznas membiayai 300 siswa  yang setiap siswa menerima Rp. 4.600.000/tahun dan  bantuan pendidikan insidentil dari anak tingkat TK. SD. SLTP. SLTA  bagi anak- anak yg tidak masuk bea siswa.  Selain itu bea siswa  Tafid Qur’an 30 juz sebanyak  60 anak . Bantuan kesehatan bagi orang miskin, bantuan modal kerja micro finance.  Juga bantuan  bagi masyarakat yg terkena dampak covid 19 . Bantuan air bersih, bencana kebakaran, bantuan bagi difabel berupa kursi roda, kaki palsu juga alat dengar bagi yg membutuhkan.

Baca Juga:  Femalepreneur Indonesia dan OJK Indonesia Adakan Program UMK  Champion Bootcamp, 214 UMKM Provinsi Banten Lolos Seleksi

     “Dana yang kita tasharufkan merupakan dana yang dikumpulkan dari  para PNS  maupun warga masyarakat lainnya yang menyetorkan zakatnya ke Baznas. Diharapkan jumlahnya terus bertambah sehingga banyak program yang bisa digarap  untuk membantu kaum duafa supaya   kesejahteraan  meningkat,” tandasnya.(hms20)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.