INIPASTI.COM, MAKASSAR – Kematian Dewi Sri Wulandari (21) mahasiswi KKN Universitas Bosowa (Unibos) masih menyimpan teka teki hingga saat ini, dengan berbeda kronologis pihak kampus serta kepolisian, dan pihak rekannya yang enggan disebut namanya.
Dewi yang merupakan mahasiswi Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unibos prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) itu meninggal di lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kabupaten Maros, Minggu 7 Januari 2018 lalu.
Menurut salah satu sumber terpercaya dari rekan KKN Dewi yang enggan disebut namanya, bahwa motor yang dikendarai Dewi dan Jimmy tidak mengalami kecelakaan, melainkan Dewi jatuh dengan sendirinya dari depan.
“Itu yang membonceng tidak apa-apaji, tidak ada luka lecet juga karena memang dia tidak jatuh, almarhum Dewi jatuh sendiri,” ungkapnya kepada inipasti.com, via telefon, Rabu (17/1/2018).
Sebelumnya, pihak kampus melalui Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan Universitas Bosowa (Unibos), Abd Haris Hamid membantah adanya dugaan pemerkosaan yang menimpa salah satu mahasiswanya, dengan mengakibatkan mahasiswa tersebut meninggal dunia.
Dari kronologi kejadian, Abd Haris mengungkapkan, Almarhumah Dewi bersama teman seposkonya tengah mempersiapkan (gladi) seminar kewirausahaan di lokasi KKN nya kantor wilayah kecamatan gilireng kabupaten Wajo.
Setelah gladi, Dewi dibonceng seorang laki yang yang juga merupakan teman seposkonya bernama Jimmy untuk pulang ke poskonya, namun naas menimpa Dewi, motor yang ia tumpangi mengalami kecelakaan tunggal, sehingga Dewi jatuh ke belakang yang mengakibatkan benturan keras dibagian belakang kepalanya.
Akan tetapi, kata Abd Haris, sebelumnya ada tudingan jika Dewi diduga diperkosa oleh temannya, namun dari keterangan polisi hingga saat ini, ini murni karena kecelakaan.
Sebelumnya diketahui, petunjuk yang di temukan polisi masih didominasi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan hingga Jimmy pun ditahan di polres Wajo.










