INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pergantian tahun menjadi momen yang banyak dinantikan oleh masyarakat di seluruh dunia. Kemeriahan malam tahun baru selalu diwarnai dengan kelap-kelip kembang api yang diiringi dengan suara terompet. Adanya kembang api dan terompet menunjukkan keterampilan dewasa semakin tinggi untuk menunjukkan seni budaya suatu bangsa. Olehnya itu bisa dikatakan pergantian tahun membawa dampak pada pembangunan ekonomi masyarakat.
Baca juga :Maraknya Begal, Polisi Tingkatkan Razia Patroli
Namun, tahukah Anda jika pada malam pergantian tahun tersebut bukan hanya kembang api dan terompet saja yang laris manis? Layaknya cerita bersambung, pengalaman dari tahun ke tahun alat kontrasepsi berupa kondom pun ternyata merupakan benda yang dicari-cari. Berangkat dari pengalaman itulah, Kepala Bidang Pencegahan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Makassar, Edward mengatakan akan merazia dan mengeluarkan surat edaran kepada pemilik apotek, mini market dan toko yang menjual kondom agar tidak dijual secara bebas dan sembarangan.
“Besok (28 Desember,red) kita akan terbitkan surat edaran dan akan kami sebar. Isinya berupa imbauan agar pemilik usaha, baik berupa apotek, mini market dan toko penjual kondom lainnya agar tidak menjual kondom secara bebas apalagi kepada anak di bawah umur,” ungkapnya kepada inipasti.com saat ditemui di Balai Kota Makassar, Selasa (27/12).
Dalam surat edaran itu, lanjut Edward, pihaknya mengimbau agar para penjual hanya menjual kondom kepada warga dengan status nikah. Pembeli kondom, tambahnya, harus memperlihatkan KTP-nya kepada sang penjual. Ia mengutarakan bahwa pihaknya akan menindak tegas kepada pemilik toko yang kedapatan menjual kondom secara bebas. Menurutnya hal itu harus dilakukan agar kesehatan masyarakat Kota Makassar selalu terjamin.
Selain kondom, Satpol-PP Kota Makassar juga sudah intens melakukan razia miras dan tempat kos-kosan yang ada di Kota Makassar. “Kalau untuk miras dan tempat kos itu sejak kemarin kita sudah lakukan, tapi kami tidak kabarkan kapan dan di mananya, karena kalau ketahuan kita akan merazia, pasti mirasnya sudah hilang duluan,” tutupnya.(*)
Baca juga :Duh, Kena Razia di Imigrasi Tetangga Karena Alasan ini
//










