INIPASTI.COM, MAKASSAR – Makin maraknya peredaran narkoba di kalangan masyarakat, membuat Biro Napza dan HIV/AIDS Provinsi Sulawesi Selatan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba di Kabupaten/kota yang melibatkan masyarakat.
Kepala Biro Napza dan HIV Aids Sulsel Sri Endang Sukarsih mengatakan, menggandeng masyarakat ini sebenarnya karena mereka bisa mencegah dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal. “Mereka tahu ada transaksi narkoba, dengan mengajak masyarakat artinya bisa membuat mereka sadar dan peka. Kalau ini harus segera diberantas,” katanya.
Ia menjelaskan Satgas narkoba ini diharapkan bisa menyentuh sampai rumah tangga dan individu. Sudah ada program yang dibentuk agar tugas Satgas ini lebih terarah.
“Kami ingin mengembalikan nilai-nilai kearifan lokal di satgas ini. Jadi mereka mengawasi, mengantisipasi seperti peronda istilahnya yang mulai menghilang di masyarakat,” ucap Endang, Sabtu (8/10).
Endang menyatakan narkoba ini sangat berbahaya, apalagi mengintai anak-anak. Masa depan mereka saat ini terancam. Makanya ini diperlukan sosial kontrol di masyarakat agar ini tidak meluas.
“Diperlukan kerja sama dengan semua stakeholder agar narkoba ini bisa diberantas. Satgas ini menjadi salah satu bagian yang akan berperan di masyarakat nantinya,” terang Endang.
Baca juga : Penyebaran HIV-AIDS di Sulsel Terus Meningkat
//










