INIPASTI.COM, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, lewat akun Twitternya mengklarifikasi sebuah surat undangan yang mengatasnamakan Gubernur Jatim, sebagaimana tampak pada kop surat, dan bubuhan tanda tangan Bu Khofifah di bagian bawah surat.
Undangan tersebut ditujukan kepada pengasuh pesantren se Jawa Timur, dengan maksud mengumpulkan umat di gedung Graha di Surabaya untuk berdoa bersama agar musibah Covid19 cepat berlalu.
Gubernur memastikan bahwa surat tersebut adalah hoax. Pihaknya, baik secara pribadi maupun instansi, tidak pernah menyelenggarakan acara seperti yang tertera dalam surat itu.
Saya pastikan surat ini adalah hoax yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya tidak pernah menyelenggarakan doa bersama seperti yang tertera dalam surat tersebut. pic.twitter.com/culVyY8BRe
— Khofifah Indar Parawansa (@KhofifahIP) April 25, 2020
Khofifah dalam lanjutan tweetnya menghimbau kepada siapapun yang menerima surat palsu itu agar tidak menanggapinya. Dan tak lupa beliau mengingatkan untuk sementara waktu kita berdoa dan beribadah di rumah saja.
Dengan demikian, dimohon kepada siapapun yang menerima surat palsu tersebut untuk tidak menanggapinya. Mari untuk sementara waktu kita berdoa dan beribadah di rumah masing-masing guna memutus mata rantai penularan Covid-19.
— Khofifah Indar Parawansa (@KhofifahIP) April 25, 2020










