INIPASTI.COM, MAKASSAR – Bripda Nurlaela Nasir Wasi (23) patut bersyukur. Ia menjadi Jemaah Calon Haji (JCH) Termuda Kabupaten Luwu Timur (Lutim). Perempuan kelahiran Gellenge, 4 April 1994 itu menjadi JCH yang paling muda di antara 156 JCH Lutim lainnya.
Tujuh tahun silam, sejak ia masih duduk di bangku Kelas 1 MAN Pangkep, ia didaftarkan sang nenek, Hj Biba Beddu Rahman Tunge (62) di Kementerian Agama (Kemenag) Luwu Timur. Tepatnya pada saat usianya 16 tahun, Nenek Bina mendaftarkan cucu kesayangannya itu.
Bripda Nurlaela mengaku sejak kecil ia sudah tinggal bersama sang nenek. Ia bersama sepupunya diasuh oleh nenek Biba sejak masih balita. “Sejak umur setahun saya sudah ikut sama nenek,” ujarnya saat ditemui di Aula II Asrama Haji Sudiang, Rabu, (9/8/2017).
Berkat didikan sang nenek pulalah, ia kini bisa bekerja sebagai Polisi Wanita (Polwan) di Ba sat Reskrim Polres Sidrap. Pangkat sebagai Bripda pun tidak serta merta ia peroleh. Kala itu, ia mengikuti pendidikan di Singaraja Bali selama 7 bulan pada Juni 2014. Sebelum akhirnya di tahun 2015 ia terangkat di Polda Sulsel.
Bripda Nurlaela dan 449 JCH lainnya kini tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 17 Embarkasi Makassar. Putri ke empat dari Pasutri, H Muh Nasir, dan Hj Nurhayati ini dijadwalkan akan berangkat ke tanah suci pada Kamis, 10 Agustus besok.
Bripda Nurlaela dan keempat anggota keluarganya yang juga akan berangkat menunaikan ibadah haji berharap agar bisa meraih haji mabrur. “Semoga di tanah suci nanti kami tidak mendapatkan kendala dalam melaksanakan ibadah haji dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” doanya. (Sule)
Ket Gambar : Bripda Nurlaela (Kiri) bersama Nenek Biba (Kedua dari kiri) dan ketiga anggota keluarganya yang lain saat mengikuti penerimaan JCH Kloter 17 Embarkasi Makassar di aula II Asrama Haji Sudiang, Rabu, (9/8/2017). (Foto:Sule)










