INIPASTI.COM, JAKARTA – Intensitas curah hujan seminggu ke depan akan menerpa DKI dan sekitarnya, prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan, potensi hujan lebat masih menghantui kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) sampai sepekan ke depan.
“Potensi hujan rendah dan hujan lebat masih ada sampai seminggu ke depan,” tutur Kepala Pusat Meteorologi Publik Fachri Radjab di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (1/1/2020).
Pasalnya, kata Fachri, wilayah Jabodetabek saat ini belum memasuki puncak musim hujan. Sehingga masih ada potensi hujan yang lebih deras dalam beberapa hari ke depan.
Ia juga mengingatkan pada 5 sampai 6 Januari kondisi air laut akan mengalami pasang.
“Jadi kita masih awal [musim hujan]. BMKG akan menginformasikan warning itu tiga jam sebelum kejadian,” tambahnya.
Sejumlah wilayah DKI Jakarta tergenang air dan banjir sejak Selasa (31/12/2019) malam kemarin. Kurang lebih sejak pukul 16.00 WIB, Selasa kemarin hujan mengguyur Jakarta tanpa henti sampai saat ini.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan kejadian ini telah membuat lebih dari 19 ribu jiwa mengungsi.
Setidaknya ada 9 orang korban tewas akibat banjir di Jabodetabek yang sudah tercatat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, R Mulyono Prabowo, menuturkan curah hujan yang lebat juga disertai kilat/petir serta angin kencang.
Melalui pernyataannya, Mulyono menuturkan cuaca ekstrem ini disebabkan fenomena atmosfer di kawasan yakni Monsun Asia yang menyebabkan terjadinya peningkatan pasokan massa udara basah di wilayah Indonesia.
Di saat bersamaan, perlambatan kecepatan angin dan kenaikan suhu permukaan laut di beberapa wilayah Indonesia memicu peningkatan uap air cukup tinggi yang mendukung pembentukan awan hujan.
“Cuaca ekstrem juga diperkuat oleh fenomena gelombang atmosfer (Equatorial Rossby Wave dan Kelvin Wave) yang signifikan di sekitar wilayah Indonesia,” kata Mulyono pada Rabu (1/1/2020).
Selain DKI Jakarta dan sekitarnya, BMKG memprediksi curah hujan lebat juga berpotensi membasahi sebagian wilayah Indonesia mulai dari Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
BMKG memperkirakan curah hujan dengan intensitas lebat bahkan mungkin terjadi hingga 7 Januari 2020 di beberapa wilayah Indonesia seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, NTB, NTT, hingga Papua.
Lembaga tersebut mengimbau masyarakat untuk waspada dan mengantisipasi risiko banjir, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang selama periode tersebut (syakhruddin)










