Catatan Tim World Bank Usai Tinjau Program Kotaku Gowa

Top Ad

INIPASTI.COM, GOWA – Tim Teknis dari World Bank mengaku kagum dan terkesan terhadap implementasi program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kabupaten Gowa. Hal itu diungkapkan salah satu tim Spesialis Infrastruktur World Bank, Muhammad Khalik Rizki, saat memaparkan hasil kunjungannya di beberapa kelurahan selama dua hari ini.

“Kita dua hari ini di Gowa turun langsung melihat, mempelajari dan mengevaluasi terus terang sangat kagum dan terkesan atas implementasi Kotaku ini, selain infrastruktur yang sudah baik, juga aspek sosial sudah baik atau kehidupannya lebih baik dan lebih sering berinteraksi dengan masyarakat sekitar mereka,” ungkapnya, di Ruang Rapat Bappeda Gowa, Jum’at, (1/11/2019).

Tak hanya itu, dikatakan tim World Bank tersebut Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat (KPP) juga sangat baik dan memiliki potensi pengembangan untuk ke depan. Menurutnya hal itu karena telah memiliki pembukuan yang cukup lengkap termasuk pencatatan keuangan baik pemasukan, pengeluaran hingga catatan simpanan.

Baca Juga:  Akhir Desember, Pemkab Gowa Lakukan Perombakan SKPD

” KPP ini sudah sangat baik dan perlu mendapat dukungan untuk kegiatan pemeliharaan. Bahkan BKM dan konsultan dilapangan cepat tanggap dalam melakukan perbaikan data,” tambahnya.

Kendati demikian, dirinya tetap memberikan beberapa catatan untuk kebaikan Kotaku ke depan. Salah satunya mengenai survei toko  merupakan cara mendapatkan harga terbaik atau murah untuk pembangunan dengan minimal mensurvei tiga tempat.

” Isi proposal sudah bagus artinya sesuai dengan realisasi yang ada dilapangan, seperti investasi, luas kumuh, hanya saja sebaiknya mensurvei tiga toko untuk pembandingan harga  untuk pengerjaan pengeboran, vertical garden, gazebo dan pembangunan lainnya,” jelas Khalik Rizki.

Olehnya dirinya berharap, usai pemaparan ini, pihak Pemkab Gowa bersama Kotaku tetap mempertahankan sinergitas demi perbaikan untuk kedepannya.

Menanggapi hal ini, Sekreatris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Muchlis mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan ini. Bahkan ia mengaku akan segera menindaklanjuti catatan-catatan yang diberikan untuk perbaikan KotaKu.

Baca Juga:  Kepala Bappeda: 92 persen RPJMD telah diimplementasikan dengan baik

“Terima kasih atas kunjungannya, kami sangat bangga atas kunjungan ini apalagi Gowa salah satu dari dua kabupaten terpilih di Indonesia yang dikunjungi, insyaallah setelah ini kami akan tindaklanjuti bersama tim Korkot” katanya.

Dikatakan Muchlis, Kehadiran Kotaku di Gowa memiliki manfaat yang sangat besar baik pemerintah maupun masyarakat. Karena program ini menyentuh wilayah-wilayah kumuh yang ada diperkotaan. Sehingga melalui program ini kawasan-kawasan yang tadinya kumuh manjadi tertata dan lebih indah.

Sekadar diketahui tim World Bank berkunjung ke Gowa selama dua hari sejak Kamis (31/10) kemarin hingga hari ini, dengan mendatangi tiga kelurahan implememtasi Kotaku yakni Kelurahan Katangka, Kelurahan Tombolo, dan kelurahan Paccinongan 

Kehadirannya di Gowa ingin melihat secara langsung keberhasilan yang dicapai Gowa melalui program Kotaku dengan mengunjungi lokasi kegiatan tersebut. Baik itu program Kotaku Tahun 2018 maupun tahun 2019 yang sedang berjalan.

Di akhir pemaparan, tim World Bank, OSP 9 Sulsel, Kotaku Gowa, Sekda Gowa,Kepala Bappeda, dan Kadis Perkimtan menandatangani berita acara terkait hasil temuan di Lapangan dan dilanjutkan dengan foto bersama.(rls)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.