INIPASTI.COM, TAKALAR — Puskemas desa Bontokassi di Kec. Galesong Selatan, Takalar, Sulawesi Selatan menggelar suntik vaksin perdana, Selasa (2/2/2021). Pihak Puskesmas merekam aktifitas kegiatan untuk dijadikan video kampanye dan edukasi seruan kepada warga untuk memahami prosedur vaksin.
Dalam video apik berdurasi 2 menit 27 detik itu, para penerima vaksin yang mendatangi puskesmas wajib mencuci tangan menggunakan sabun di fasilitas yang telah disiapkan, yang selanjutnya akan menjalani serangkaian proses secara bertahap di 4 meja.
Pada meja pertama-pendaftaran; calon penerima vaksin menyerahkan KTP (Kartu Tanda Penduduk) untuk dilakukan registrasi secara virtual. Meja kedua-skrining; calon penerima vaksin menjalani pemeriksaan tekanan darah dan serangkaian wawancara terkait kondisi kesehatannya. Tahap ini sangat menentukan kelayakan-kesiapan seseorang menjalani pemberian vaksin. Jika layak, akan dipersilahkan menuju meja ketiga-vaksinasi untuk menjalani suntik vaksin Sinovac.
Setelah vaksinasi dilakukan, proses selanjutnya ke meja empat untuk dilakukan pencatatan telah menerima vaksin. Di meja ini, penerima vaksin diberi vitamin untuk menjaga imunitas tubuhnya dalam beberapa hari kedepan.
“Video ini kami buat seadanya menggunakan gawai milik seorang petugas puskesmas” ungkap Kepala Puskesmas Bontokassi, dr. Radiah, saat di wawancara terpisah.
Ia menjelaskan jika pihaknya sebisa mungkin untuk tidak bertatap muka dalam melakukan sosialisasi kesehatan ditengah Pandemi, mengingat angka pasien Covid-19 di Indonesia menembus angka 1 juta lebih. Menjadikan Indonesia menempati peringkat pertama jumlah Covid tertinggi per Januari 2021 di kawasan Asia Tenggara.
“Memaksimalkan digital untuk penyebaran informasi adalah solusi terbaik untuk memutus persebaran Covid, terlebih kami (puskesmas) sebagai garda terdepan di tingkat kecamatan” jelas Radiah yang rencananya video tersebut akan disebar via medsos di wilayah kerjanya.
Radiah melanjutkan “Covid jadi momok menakutkan bagi warga desa, akhirnya mereka enggan periksakan diri ke Puskesmas atau mendapat kunjungan kesehatan” tegasnya.
Di akhir video disematkan slogan seruan ajakan “Ayo vaksin di Puskesmas, demi Indonesia bebas Covid-19”.










