Clinton Pilih Kaine Sebagai Calon Wakil Presiden

Calon Presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton bersama calon wapres Senator AS Tim Kaine dalam kampanye bersama Komunitas Pusat Kebudayaan Ernst di Annandale, Virginia, AS. (Reuters)
Top Ad

HILLARY Clinton akhirnya memutuskan memilih Senator AS Tim Kaine sebagai cawapres-nya pada hari Jumat. Kane disebut-sebut adalah pilihan yang aman bagi Clinton yang akan membantunya menaikkan posisi partai Demokrat dalam kampanye untuk mengimbangi gerakan tak terduga dari saingan mereka fi Partai Republik, Donald Trump.

Meski begitu, sebagian kalangan menyebut bahwa penunjukan Kaine adalah pilihan yang salah. Kaine adalah figur senator asal Virginia yang “membosankan” dengan pengalaman pemerintahan yang luas, namun bereputasi dengan kompetensi yang rendah. Dia dapat muncul sebagai pribadi yang independen sekaligus moderat, tetapi juga bisa dimasukkan dalam kelompok liberal yang pemarah,
di mana sasaran advokasinya adalah mendukung pakta perdagangan bebas Asia.

Tapi mantan gubernur Virginia yang mahir berbahasa Spanyol dan juga pernah menjabat sebagai walikota Richmond ini, adalah yang paling sesuai dengan kriteria Clinton. Salah satu syarat calon wapres pasangan Clinton adalah dapat menjadi mitra yang handal yang siap untuk mengambil alih kepresidenan jika diperlukan. Tampaknya, di mata Clinton, Kaine yang paling memenuhi syarat tersebut.

Baca Juga:  Hidup Mati di Aleppo, Kota yang Terkepung

Pengumuman mengenai calon pasangannya disampaikan Clinton melalui Twitter dan pesan teks ke pendukungnya, setelah hari pertama dari dua hari jadwal kampanyenya di Florida, Jumat (22/7) waktu setempat.

“Saya senang mengatakan ini: Saya telah memilih Senator Tim Kaine sebagai cawapres saya. Selamat untuk dia dan tim saya,” kata Clinton dalam pesan teksnya.

Baca Juga:  Hillary Clinton Ungguli Donald Trump dalam Polling Nasional Terbaru

Kaine (58) menyisihkan dua finalis cawapres lainnya yaitu Cory Booker -senator AS asal New Jersey, dan Menteri Pertanian Tom Vilsack.

Clinton juga melewatkan sejumlah calon lain yang muncul dari kalangan aktivis liberal dan Hispanik, termasuk calon favorit progresif senator AS Elizabeth Warren dan dua anggota Hispanik di Kabinet Obama, Julian Castro dan Thomas Perez.

Hillary Clinton yang pernah menjabat Menteri Luar Negeri era Obama periode pertama, secara resmi dinominasikan sebagai calon presiden dari partai Demokrat, dalam pemilu yang akan berlangsung 8 November mendatang. Untuk sementara ini, Clinton masih memimpin Trump dalam jajak pendapat yang telah dilakukan di Amerika Serikat.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.