INIPASTI.COM, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menggandeng Badan Promosi Pariwisata Makassar (BP2M) untuk menyukseskan Makassar International Eight Festival and Forum (Makassar F8). Danny menjelaskan bahwa Makassar F8 2017 nanti akan jauh lebih fantastis. Hal itu diungkapkannya saat mengikuti Ekspose Pariwisata Makassar bersama Ketua BP2M, Andi Ilham Mattalatta di Grand Clarion Hotel, Senin, (6/2/2017).
“Makassar F8 2017 didesain jauh lebih fantastis dibanding even serupa yang dihelat tahun lalu. Makassar F8 2017 menjanjikan waktu yang lebih panjang, target pengunjung dan peserta lebih banyak, serta event item yang lebih beragam,” ujar Danny.
Danny mengungkapkan bahwa tak kurang dari sepuluh event digelar paralel dengan Makassar F8 2017. Diantaranya, sebutnya, Kejuaraan Muathai Internasional, Munas IWAPI, Mata Najwa, Super Mentor, Kejuaraan Fly Board, dan Jet Ski Dunia.
Orang nomor satu di Kota Makassar ini juga mengatakan, Makassar F8 2017 ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari. Makassar F8 ini akan digelar 6 sampai 10 September 2017 di sepanjang Anjungan Pantai Losari. Adapun Event itemnya, sebut Danny, Food, Fashion, Film, Folk Song, Fussion Music, Fiction Writer, Fine Arts, Flora and Fauna. Tahun ini pun, Pemkot Makassar menargetkan pengunjung hingga 1 juta orang, dan target peserta 100 kota dunia.
“BP2M jembatan antara potensi pariwisata dan wisatawan. Butuh sinergitas antara pemerintah kota dan BP2M. Tugas pemerintah kota mendatangkan wisatawan, dan tugas BP2M membangun konektivitas dan jejaring,” ujarnya.
Diketahui, sejak dihelat tahun 2016 lalu, Makassar F8 menuai respon positif dari berbagai kalangan, baik nasional maupun internasional. Ketertarikan itu datang dari pemerintah Amerika Serikat, Jepang, Singapura, Australia, dan Spanyol melalui kedutaan besar kelima negara sahabat itu.
Sementara itu, Ketua BP2M Andi Ilham Mattalatta menyambut baik ajakan Danny, “Makassar F8 even yang sangat menarik, dan BP2M siap mendukung serta menyukseskannya,” sambut Andi Ilham.
Potensi pariwisata lainnya yang tengah dijajaki oleh Pemerintah Kota Makassar yang dapat disinergikan dengan BP2M. Hal itu dilakukan dengan menjajaki peluang kerja sama dengan pemerintah Singapura, Spanyol, dan Denmark untuk membuka warung Bugis-Makassar di ketiga negara itu termasuk ekspor bumbu kering kuliner khas Makassar.










