INIPASTI.COM, MAKASSAR – Kedatangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Prof Dr Muhadjir Effendy di Makassar tak disia-siakan oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto. Ia mendatangi Mendikbud RI di hotel tempatnya menginap, Hotel Swiss Bell Makassar. Danny kemudian curhat tentang dunia pendidikan di kota yang ia pimpin sekarang ini.
“Pendidikan kita saat ini menghadapi tantangan yang tak sedikit. Kita diperhadapkan pada kenyataan perlunya membangun karakter generasi bangsa lewat pendidikan,” ucap Danny di hadapan Mendikbud. Rabu, (16/11).
Danny yang pernah mengabdi sebagai pengajar di Universitas Hasanuddin mengatakan, ia telah melakukan sejumlah terobosan untuk membangun karakter anak didik. Berawal dengan lelang kepala sekolah bagi seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan Pemerintah kota (Pemkot).
Ia mengaku telah melakukan tes berlapis untuk menjaring calon kepala sekolah kala itu. Tujuannya, lanjut Danny, untuk mendapatkan kepala sekolah dengan kualitas terbaik yang mampu menjawab tantangan dunia pendidikan.
Selain itu, sambung Danny, sekolah-sekolah di Makassar dipacu untuk menjalankan 18 Perintah Revolusi Pendidikan. Menurutnya, jika program ini berjalan maksimal, diharapkan dapat meningkatkan prestasi anak didik tidak hanya pada kemampuan akademik, tetapi juga prestasi lainnya. Seperti prestasi di bidang seni, olahraga, peningkatan daya nalar, dan menanamkan kecintaan anak didik pada kekayaan budaya lokal yang membentuk identitas nasional sebagai anak bangsa.
“Program ini juga mendekatkan anak pada lingkungannya sehingga anak – anak kita lebih peduli dan cinta pada lingkungan,” tambah Danny yang didampingi Sekretaris Daerah Kota Makassar, Ibrahim Saleh dan Pelaksana tugas Kepala Dinas Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Makassar, Ismunandar.(*)
Baca juga : Harapan Mendikbud di Pulau Barrang Lompo
//










