INIPASTI.COM, MAKASSAR – Segala sesuatu ada pada lorong dan berasal dari lorong, termasuk kemiskinan dan kebodohan. Alasan sederhana itulah yang dijadikan oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto untuk merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari lorong. Menurut Wali Kota berlatarbelakang arsitek tersebut, konsep itu tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia bahkan di dunia.
Olehnya itu, Danny mengatakan bahwa untuk keutuhan NKRI harus dimulai dari lorong dengan berbagai program pembenahan lorong. Ia pun telah menciptakan program-program tersebut, seperti lorong garden, Makassar Tidak Rantasa (MTR), Program Badan usaha Lorong (BULo) dan lain-lain.
Danny menganggap bahwa ketika lorong sudah baik maka NKRI akan terawat. Mendidik anak lorong pun, menurutnya, merupakan bagian dari perawatan NKRI. “Sederhana sebenarnya ketika ingin merawat NKRI. Kita mulai dari lorong karena masyarakat kecil ada di lorong, kemiskinan ada lorong. Makanya yang pertama kita lakukan adalah kita sentuh lorong, kita berdayakan masyarakat lorong, kita didik masyarakat lorong dan sebagainya,” ucapnya saat menjadi narasumber pada kegiatan dialog interaktif di Rumah Jabatannya, Senin (30/1/2017).
Pada dialog yang mengangkat tema ‘Dari Makassar, Kita Rawat NKRI Mewujudkan Kesejahteraan Bersama, Danny juga mengatakan bahwa merawat NKRI juga bisa menggunakan pendekatan cinta. Namun untuk menempuh jalur itu, lanjutnya, maka syaratnya harus mengetahui NKRI itu sendiri.
Ia menjelaskan bahwa NKRI merupakan anugrah Tuhan dimana didalamnya penuh kekayaan dan fantastik. “Yang dirawat adalah cinta NKRI. Kita harus tau dulu apa itu NKRI. NKRI adalah anugrah Allah SWT. NKRI itu kaya, negeri yang luar biasa, semuanya ada,” jelasnya.
Keruntuhan NKRI itu sendiri menurut Danny karena penghuni NKRI itu tidak mampu menjaga dan merawatnya. Seperti diadu domba dan sebagainya.










