INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pentingnya pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkearifan lokal, demi mewujudkan lingkungan yang nyaman. Dari berbagai asas yang perlu Diperhatikan dengan ketersediaan ruang terbuka hijau.
Hal itu dikatakan Wakil Walikota Makassar Dr Syamsu Rizal MI saat memaparkan diskusi publik dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2017 yang digelar Komunitas Pemuda Pemerhati Sosial dan Lingkungan Sulawesi Selatan (KOPSLING), Selasa (21/2/2017).
Beberapa kebijakan yang telah diambil pemerintah untuk mewujudkan 30 persen ruang terbuka hijau yakni dengan mengharuskan ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) hingga 50 persen di wilayah reklamasi.
“Dalam pembangunan tersebut harus taat asas-asas lingkungan menjadi asas teratas dan harus menjadi perhatian semua pihak dengan RTH 50 persen,” ujarnya.
Ia pun juga menambahkan bahwa arsitek dan konsultan teknik pembangunan yang ada dikota Makassar juga dituntut untuk memahami standar konsultan yang ada.
“Dengan memperhatikan wawasan lingkungan dan berkearifan lokal demi kenyamanan masyarakat, bukan hanya pada segi ekonomi semata,” tukasnya.










