INIPASTI.COM, MAKASSAR – Bus Rapid Trans (BRT) yang telah beberapa tahun beroperasi di kota Makassar, saat ini belum mampu menarik minat masyarakat luas, berbagai permasalahan muncul bukan saja dari halte, biaya operasional yang besar namun pemasukan minim jadi kendala.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menjelaskan pihaknya akan segera menyelesaikan ini dan meminta diberi kesempatan menjalankan program tersebut akan memanggil pihak-pihak terkait untuk mendesain secara maksimal sistem transportasi ini.
“Kalau saya, kita berikan kesempatan lagi. Kita mencoba untuk membuat desain sistem transportasi massal karena ini sangat penting, agar orang tidak tertarik lagi pakai kendaraan pribadi,” kata Nurdin Abdullah
Ia pun mencontohkan, seperti di beberapa negara maju moda transportasi massal banyak diminati, orang mamenggunakan kendaraan pribadinya ada tempat parkirnya sudah disiapkan dan harus parkir disitu.
“Kami ingin, masyarakat berpikiran tentang mode transportasi ini lebih baik menggunakan bus, atau kereta api turun di halte dan stasiun. Kemudian jalan kaki dengan tepat waktu. Kalau saat ini masih sulit karena sistem transportasi yang kita miliki belum baik, “ujarnya
Nurdin Abdullah menambahkan, diperlukan kajian lebih mendalam karena ini sistem transportasi belum baik, baik itu jalurnya , bus dan harus dibuat lebih nyaman lagi.
“Kasih waktum karena kami baru satu bulan. Nanti dilihat BRT ini apakah menjadi kebutuhan, kalau belum kenapa, semu akan dikaji termasuk haltenya jaraknya yang terlalu jauh. Kami akan menghadirkan sistem transportasi massal yang lebih nyaman . Karena salah satu mengatasi kemacetan itu bukan memperlebar jalan,” imbuhnya
Nurdin Abdullah menginginkan agar moda transportasi ini menjadi pilihan selain lebih murah, efektif dibanding menggunakan kendaraan pribadi.
(Iin Nurfahraeni(










