Di Depan Bidan, Istri Bupati Pasangkayu : Profesi Kita Adalah Ibadah Kita

INIPASTI.COM, PASANGKAYU – Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pasangkayu menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Tahun 2018 di Aula Hotel Trisakti pada kamis 30 Agustus 2018 kemarin. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pasangkayu Herny Agus Ambo Djiwa, Kepala Dinas Kesehatan M Alief Satria, Ketua PD IBI Sulawesi Barat Hasriaty Arif Saleh, Ketua PC IBI Kabupaten Pasangkayu Suriani, dan pengurus serta Anggota IBI Se-Kabupaten Pasangkayu.

Saat membuka Rakercab IBI, Ketua TP PKK Herny Agus Ambo Djiwa mengucapkan apresiasi kepada Tenaga sukarela bidan. Karena menurutnya, bidan adalah pekerjaan yang mulia.

Inline Ad

“Luar biasa lagu himne IBI, saat menyanyikan lagu Himne saya juga turut meneteskan air mata. Jadi apa pun profesi kita, baik itu sebagai bidan, PNS, ibu rumah tangga dan anggota PKK, mari sama-sama untuk satukan persepsi bahwa profesi kita adalah ibadah kita, jadi jangan selalu mengatakan bahwa profesi kita untuk memperoleh nilai finansial, namun financial merupakan bonus untuk kita. Insya Allah kita niatkan melalui tangan bidan untuk membantu ibu-ibu persalinan yang melahirkan anak ke dunia sehingga menjadi anak yang berguna bagi agama dan negara,” paparnya.

Herny Agus Ambo Djiwa juga mengatakan bahwa di dalam Program Dunia yakni SDGs pembangunan berkelanjutan, terdapat dua poin yang berkaitan dengan bidan yakni pada poin ke-3 adalah menjamin kehidupan yang sehat dan poin kelima yakni menjamin kesejahteraan gender serta pemberdayaan perempuan.

Baca Juga:  Sekkab Pasangkayu Buka Sosialisasi APAPO Imigrasi Mamuju

“Jadi tugas kita luar biasa, selain menjadi istri atau ibu rumah tangga juga memikul beban tugas sosial, jika dilaksanakan dengan keikhlasan akan dinilai oleh Allah SWT sebagai ibadah,” pungkas KetuaTP PKK ini.

Sementara itu, Ketua PC IBI Kabupaten Pasangkayu, Suriani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rapat Kerja Cabang IBI Kabupaten Pasangkayu bertujuan untuk mengevaluasi dan memantapkan capaian program IBI Cabang Pasangkayu yakni program mewujudkan Kesehatan Ibu dan Anak sesuai dengan fungsi utama BIdan.

“Penguatan profesi bidan dalam mendukung percepatan Visi Misi Bupati Pasangkayu dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan yang menggambarkan konsistensi komitmen bidan dalam menjalankan perannya untuk menurunkan angka kematian Ibu dan anak,” ungkap Ketua PC IBI.

Jumlah Anggota IBI Kabupaten Pasangkayu sebanyak 411 orang. PNS berjumlah 192 dan Sukarela sebanyak 252 Bidan di 12 Kecamatan Kab. Pasangkayu.

Di sisi lain Ketua PD IBI Provinsi Sulawesi Barat, Hasriaty Arif Saleh, dalam sambutannya mengatakan bahwa musyawarah cabang adalah singkatan dari Rakercab. Dan lagu himne IBI ia ibaratkan adalah rohnya bidan, maka di saat menyanyikan lagu himne, lanjutnya, alangkah baiknya untuk dijiwai.

Baca Juga:  Rapat Pemantapan Pemberangkatan CJH Pasangkayu

“Rakercab diadakan 1 kali dalam lima tahun. Karena lima tahun adalah masa kepengurusan organisasi IBI. Ada beberapa hal yang menjadi panduan bidan dalam melaksanakan Rakercab. yakni mewajibkan membahas ADRT organisasi, petunjuk pelaksanaan organisasi, tentang standar kompetensi bidan, standar pendidikan bidan, standar etika dan kode etik bidan, standar pelayanan dan praktek bidan, standar pendidikan berkelanjutan dan rencana strategis untuk kedepan,” paparnya.

Ketua PD IBI Provinsi Sulawesi Barat memberikan Apresiasi atas kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Pasangkayu Herny Agus Ambo Djiwa, bahwa kehadirannya di kegiatan Rakercab IBI Pasangkayu menandakan bahwa Ketua TP PKK Kabupaten besar sekali perhatiannya terhadap Bidan di Kabupaten Pasangkayu.
Ia pun berharap Bupati Pasangkayu memperhatikan para bidan yang berada jauh di pelosok desa.

Pada kesempatan yang sama Dokter Spesialis Anak RSUD Kabupaten Pasangkayu Dr Indra Yoga, memberikan materi tentang UP DATE IN NEONATUS RESUSCIATION kepada peserta Rakercab IBI Kabupaten Pasangkayu.

Di akhir kegiatan Rakercab IBI, Kadis Kesehatan Kabupaten Pasangkayu M Alief Satria memberikan apresiasi kepada IBI dan memberikan arahan kepada peserta.

“IBI adalah organisasi strategis dalam memberikan kontribusi pelayanan kesehatan di Kabupaten Pasangkayu. Dan saya berharap agar bisa memantapkan komunikasi dan koordinasi diantara bidan mengenai laporan kegiatan. Ketika komunikasi dan koordinasi mengenai laporan kegiatan tidak maksimal maka akan berdampak pada dianogsis dan penanganan yang salah ketika berada dilapangan. Tujuan memberikan laporan kegiatan yang baik ke pengelolah program yakni agar mengetahui berapa jumlah K1, berapa jumlah K4, dan apa yang terjadi serta kematiannya karena apa,” harap Kadis Kesehatan. (*)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.