INIPASTI.CON, MAKASSAR- UPT – P2MP2K Dinas Kelautan dan Perikakan Provinsi Sulsel memperkenalkan kuda laut dan biota laut lainnya sebagai mata pencaharian alternatif (MPA) bagi masyarakat pesisir dan pulau-pulai kecil pada acara workshop, di Hotel Lynt, Rabu 20 September 2017.
Kepala DKP Provinsi Sulsel Ir Sulkaf S. Latief mengatakan, sungguh banyak hasil kekayaan laut yang dimiliki. Jika itu dapat dimaksimalkan pengelolaannya maka dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan khususnya masyarakat pesisirdan pulau-pulau kecil.
Beberapa potensi yang disebutkan Kadis DKP Sulsel, diantaranya kuda laut, teripang, lobster dan lainnya adalah jenis kekayaan laut yang sangat potensial dikembangkan. Karenanya dengan workshop yang dilakukan selama dua hari ini, masyarakat pesisir lebih termotivasi untuk meningkatkan pendapatannya melalui usaha-usaha alternatif.
Peningkatan ekonomi keluarga nelayan bisa melalui pengembangan produk olahan hasil laut. Untuk jenis produk olahan hasil laut dapat disesuaikan dengan potensi sumber daya ikan yang ada di wilayah tersebut.
Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat pesisir diperlukan kegiatan workshop tentang mata pencaharian alternatif bagi masyarakat pesisir seperti yang dilaksanakan saat ini. Makanya dalam agenda kegiatan salah satu materinya adalah tentang budidaya kuda laut.
Materi ini dibawakan Saipul Rapi dari Marine Sustainability Program Manager – PT Mars. Dikatakan kuda laut ini sangat cocok di kembangkan dan dapat memberikan peningkatan kesejahteraan petani. “Kuda laut yang sudah dikeringkan ini paling banyak di ekspor ke China, Phlipna dan Thailan”tandas Saipul.
Saipul mengatakan, masyarakat pesisir tidak perlu ragu pemasarannya, karena sekaran ini sudah ada pembelinya. Cuma memang dalam memelihara kuda laut ini perlu ada pengetahuan, karena jenis biota laut ini sangat muda terserang oleh penyakit kalau pemeliharaannya tidak tepat.(nasrullah)










