INIPASTI.COM, MAKASSAR – Beberapa waktu lalu, masyarakat dihebohkan dengan viralnya bunuh diri yang dilakukan secara live melalui aplikasi media sosial. Bahkan terakhir, kasus bunuh diri di Kabupaten Maros yang dilakukan setelah sempat Video Call dengan pacarnya.
Perkembangan media sosial yang ada saat ini diakui sangat pesat bahkan, semua sudah dapat mengaksesnya. Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (KISP) Sulsel, mengaku prihatin dengan kondisi yang ada. Untuk itu, dirinya mengajak para orang tua mengawasi penggunaan media sosial.
“Penggunaan media sosial untuk kalangan anak-anak harus dipantau dan diawasi langsung oleh orang tua. Terutama ketika berada di rumah, sedangkan di sekolah pemantauan dilakukan langsung oleh guru-guru,” kata Hasdullah pada inipasti.com, Minggu (30/7/2017).
Hasdullah menjelaskan, anak-anak ini juga harus memahami bahwa di media sosial tersebut, ada informasi yang mereka bisa akses dan tidak. “Intinya adalah
penggunaan yang terkait dengan medsos yaitu mengambil informasi yang positif dan bermanfaat untuk kemajuan dan kebaikan, sedangkan yang negatif serta tidak manfaat, harus menjauhinya,”ujarnya.
Menurutnya, pemahan seperti inilah yang harus diberikan kepada anak-anak, bahwa penggunaan medsos tidak boleh sembarangan. Karena ini bisa berdampak, pengawasan dari orang tua, lingkungan akan sangat berpengaruh.
Hasdullah menyebutkan, pihaknya terus melakukab pembinaan dan pengawasan untuk penggunaan medsos, di mana ini untuk menyebar kebaikan dan kemaslahatan bersama. (Iin Nurfahraeni).










