Penulis: Yayat Ladosa
INIPASTI.COM, GOWA- Pemilihan Mahasiswa (Pemilma) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar (UINAM), telah selesai, Senin (26/12/2016).
Pesta demokrasi yang bertujuan untuk memilih ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), anggota Senat Mahasiswa (Sema) dan Ketua Dewan Mahasiswa (Dema) dinyatakan berakhir, setelah seluruh tahapan Pemilma selesai.
Khusus di FDK, dari tiga bakal calon yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua Dema, hanya Asriadi Yunus, yang dinyatakan lulus verifikasi berkas oleh Lembaga Penyelenggara Pemilma (LPP) FDK.
Dengan demikian, mahasiswa jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) tersebut, otomatis, terpilih secara aklamasi (tanpa pemilihan) sebagai Ketua Dema FDK periode 2017-2018.
Asriadi Yunus mencatatkan sejarah baru sebagai satu-satunya Ketua Dema terpilih (dulu BEM, red) yang berasal dari jurusan KPI.
Dari data-data kepemimpinan yang terhimpun, hampir satu dekade terakhir (2010-2016), Ketua terpilih BEM atau DEMA FDK belum pernah dinakhodai oleh mahasiswa dari jurusan KPI.
Namun diperiode tahun 2017-2018 ke depan, dipastikan, Asriadi Yunus memulai sejarah baru sebagai mahasiswa pertama jurusan KPI yang memimpin lembaga eksekutif tertinggi di FDK UINAM.
Meski demikian, Asriadi belum bersorak atas keputusan LPP. Menurutnya, dirinya masih menanti pengumuman resmi dari LPP sebagai otoritas penyelenggara Pemilma.
“Alhamdulillah, meskipun dinyatakan aklamasi, saya masih menunggu keputusan resmi LPP fakultas. Saya menghormati proses Pemilma ini,” kata Asriadi, via telepon, Senin (26/12/20116).
Nama-nama ketua Dema-FDK dari tahun 2010-2016:
1. Syamsul Bahri, pada tahun 2010 dari jurusan manajemen dakwah;
2. Muh Fadli, pada tahun 2011 dari jurusan ilmu komunikasi;
3. Anwar Jaya Husain, tahun 2012 dari jurusan ilmu komunikasi;
4. Saifullah, tahun 2013 dari Jurusan Kesejahteraan Sosial/Pengembangan Masyarakat Islam;
5. Fatul Khair, tahun 2014 dari jurusan Jurnalistik;
6. Taufiqurrahman Rasyid, tahun 2015 dari jurusan Manajemen Dakwah;
7. Sulfikar K, tahun 2016 dari jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam.
Dari data terhimpun ini pun menandakan bahwa pola kepemimpinan di ruang lingkup Dema FDK merata dan tak ada dominasi kepemimpinan dari setiap jurusan yang ada.










