INIPASTI.COM, Makassar — Direktur Universitas Terbuka Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE, MM, menegaskan keunggulan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh sebagai solusi nyata bagi masyarakat yang ingin kuliah tanpa terkendala ruang dan waktu. Penegasan itu disampaikan dalam konferensi pers jelang Wisuda Daerah 2026, di Kampus UT Makassar, Selasa 28 April 2026.
Menurutnya, model pembelajaran yang fleksibel, adaptif, dan berbasis teknologi digital membuat UT mampu menjangkau berbagai kalangan, termasuk pekerja hingga masyarakat di wilayah terpencil.
“Ini adalah wujud pemerataan pendidikan tinggi. Mahasiswa tidak harus datang ke pusat untuk merasakan prosesi akademik,” ujar Prof Rahman.
Wisuda daerah UT Makassar dijadwalkan berlangsung pada 2–3 Mei 2026. Namun sehari sebelum wisuda digelar seminar akademik.
Wisuda daerah akan diikuti lulusan dari 25 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan sekitarnya. Momentum tersebut sekaligus menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan UT.
Seperti data yang dipaparkan menunjukkan wisudawan
tahun ini mengalami peningkatan signifikan dengan sebaran wilayah yang semakin luas. Hal ini memperkuat posisi UT sebagai alternatif pendidikan tinggi yang inklusif dan terjangkau.
Selain itu, UT Makassar juga membuka penerimaan mahasiswa baru mulai 4 Mei 2026 hingga Juli. Proses pendaftaran diklaim semakin mudah dengan akses informasi yang lebih luas. Masyarakat pun diajak memanfaatkan peluang tersebut untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Dalam konferensi pers juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif, dengan Direktur UT Makassar dan jajaran manajemen, serta ditutup dengan sesi dokumentasi.










