INIPASTI.COM, MAKASSAR – Awak Mobil Tangki (AMT) yang selama ini mengangkut untuk mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Gas (BBG) sebanyak 140-an akan berupaya mogok kerja, yang berimbas pada kelangkaan bahan bakar, pergerakan ekonomi Sulawesi Selatan dan beberapa tempat lainnya dijawa, Sumatera yang juga turut menggelar mogok secara nasional.
Anwar Djamaluddin selaku sekertaris AMT Sulsel saat dikonfirmasi inipasti.com mengatakan, upaya mogok nasional tersebut dikarenakan diperlakukan tidak manusiawi yang misalnya dipekerjakan lebih dari 12 jam, di mana sehari-hari dalam mengemudikan dan mengangkut BBM dan BBG kami mempertaruhkan nyawa, tapi perlakuan sewenang-wenang masih kerap dirasakan AMT.
“Ini kami mempertaruhkan nyawa, yang kami angkut itu bom, bayangkan saja tiap harinya kami harus mengangkut BBM & BBG dengan sangat ekstra hati-hati, sebab sewaktu waktu bisa meledak, dan pekerjaan ini kami kerjakan lebih dari 12 jam sehari, dan saat kami menuntut gaji lembur, eh malah dapat ancaman,” ujarnya, Sabtu (17/6/2017).
Dikatakannya, karyawan BUMN yang telah bekerja lebih dari 6 tahun sudah seharusnya diangkat menjadi pekerja tetap, tapi yang dilakukan PT Pertamina Patra Niaga malah secara tiba-tiba melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak yang bahkan hanya lewat SMS.
“Makanya kami di Sulawesi sendiri sampai tuntutan kami dan kawan-kawan kami di Plumpang masih juga kena PHK sepihak, tidak ada kata berhenti, kami dan teman teman yang bersolidaritas, seperti FMK, dan Srikandi dan beberapa lainnya tidak akan surut, karena ini hak kami,” jelasnya.
Ia pun sangat kecewa terhadap BUMN yang satu ini, pasalnya, dari data yang kami dapatkan, tahun 2016 kemarin keuntungan mereka mencapai 61 triliun naik 12% namun saat kami meminta adanya perubahan hitungan gaji lembur, malah tidak dipenuhi, bahkan diancam PHK.
“Inikan tidak memberi hak kami, dan ini sudah mencuri keringat kami, olehnya silahkan kami AMT Sulawesi hari ini akan menyatakan tidak ada Distribusi BBM & BBG pada tanggal 19-23 Juni 2017 nantinya,” tegasnya.
(Reporter/Ahadri)










